11 Hal yang Diketahui Dokter Gigi Hanya Dengan Melihat Mulut Anda

222

Tahukah Anda bahwa dokter gigi Anda dapat mengetahui beberapa hal tentang diri Anda hanya dengan melihat keadaan mulut Anda? Kadangkala, berbagai jenis penyakit seperti kanker, anemia, dan diabetes dapat diketahui pertama kali oleh seorang dokter gigi saat melakukan pemeriksaan rutin.

Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja hal yang dapat diketahui oleh dokter gigi Anda hanya dengan melihat keadaan mulut Anda.

 

Anda Hanya Melakukan Floss Gigi Saat Akan Berkunjung ke Dokter

Anda tidak dapat menipu dokter gigi Anda mengenai seberapa sering Anda melakukan floss gigi. Hal ini dikarenakan gusi orang yang hanya melakukan floss gigi tepat sebelum pemeriksaan biasanya akan berdarah atau tampak rusak.

 

Anda Sedang Hamil

Hampir 40% wanita akan mengalami ginggivitis (peradangan gusi) saat mereka hamil. Hal ini disebabkan oleh peningkatan kadar hormon progesteron, yang akan membuat pertumbuhan bakteri menjadi lebih baik dan menyebabkan terjadinya gingivitis.

Beberapa orang wanita bahkan akan mengalami pertumbuhan benjolan pada gusinya, yang disebut dengan tumor kehamilan atau granuloma piogenik. Tumor ini merupakan tumor jinak dan akan menghilang dengan sendirinya setelah seorang wanita melahirkan.

 

Anda Sering Menggigiti Kuku

Bahkan tanpa melihat jari tangan Anda, seorang dokter gigi dapat mengetahui kebiasaan buruk Anda yang satu ini. Hal ini ditandai dengan gigi yang tampak patah dan retak, selain itu permukaan gigi biasanya juga akan menjadi rata akibat tekanan konstan pada permukaan gigi.

Kebiasaan ini dapat membuat gigi Anda tampak tidak rata dan menyebabkan rahang Anda terasa nyeri dan tidak nyaman. Orang yang sering menggigiti kukunya biasanya memiliki gigi depan yang rata. Hal ini disebabkan oleh gesekan terus-menerus antara gigi atas dengan gigi bawah.

 

Anda Dulu Suka Menghisap Ibu Jari

Sebagian besar anak yang menghisap ibu jari atau jari tangannya biasanya tidak mengalami efek jangka panjang dari kebiasaan yang satu ini. Akan tetapi, anak-anak yang masih melakukan hal ini setelah mereka berusia 7-8 tahun, akan memiliki struktur gigi yang berbeda. Kebiasaan ini biasanya akan membuat gigi depan menjadi menonjol (tonggos) dan juga dapat mempengaruhi bentuk rahang, yang dapat mempengaruhi cara mereka berbicara.

 

Anda Menderita Penyakit Tertentu

Dokter gigi Anda dapat mengetahui penyakit yang Anda derita dari bau mulut Anda. Bau mulut seperti buah menunjukkan bahwa Anda menderita diabetes yang tidak terkendali atau diet yang terlalu ketat.

Sementara itu, bau mulut seperti ikan (amis) menunjukkan bahwa Anda menderita gagal ginjal atau gagal hati. Jika bau mulut Anda sangat buruk, maka hal ini dapat menunjukkan bahwa Anda menderita refluks gastroesofageal (GERD) atau abses paru atau bronchitis atau tonsillitis.

 

Anda Mungkin Mengalami Gangguan Makan

Bulimia dapat menyebabkan struktur gigi Anda berubah dan hal ini tentu saja akan segera diketahui oleh dokter gigi Anda. Erosi gigi biasanya hanya terjadi pada gigi depan di bagian yang menghadap kea rah lidah. Hal ini dapat meningkatkan resiko terjadinya lubang.

Selain gangguan makan, ada beberapa hal lain yang juga dapat menyebabkan erosi pada bagian belakang gigi seperti refluks asam lambung, obat anti depresi, dan obat untuk memperbaiki mood. Hal ini dikarenakan ketiganya dapat menurunkan produksi air liur di dalam mulut, yang dapat meningkatkan resiko terjadinya kerusakan gigi akibat asam lambung.

 

Anda Menderita Infeksi Sinus

Infeksi sinus, terutama yang terletak di daerah pipi dapat menyebabkan Anda menderita sakit gigi, terutama gigi rahang atas karena akar giginya terletak pada dasar sinus.

 

 

 

Anda Menderita Kekurangan Vitamin dan Mineral Tertentu

Kekurangan vitamin dan mineral tertentu dapat menyebabkan berbagai gangguan mulut seperti sindrom lidah terbakar, jaringan luruh, peningkatan resiko infeksi, memperlambat penyembuhan, infeksi tulang, dan gusi mudah berdarah.

Kekurangan zat besi merupakan salah satunya. Orang yang menderita kekurangan zat besi biasanya mengalami sudut bibir pecah-pecah atau mengalami perubahan pada lidahnya. Beberapa penderita bahkan mengalami rasa sakit seperti terbakar atau tidak ada lagi papilla pada permukaan lidahnya, yang membuat lidah tampak licin dan berkilau. Mengkonsumsi suplemen zat besi biasanya dapat membantu mengatasi hal ini.

 

Anda Menderita Diabetes

Pada banyak kasus, tidak terkendalinya kadar gula darah dapat menyebabkan perubahan pada gusi seperti gusi tampak membengkak, berdarah, dan sensitif. Selain itu, konsistensi air liur mungkin akan berubah, yang dapat menyebabkan gigi mudah berlubang.

 

Anda Kecanduan Minuman Beralkohol

Orang yang kecanduan minuman beralkohol biasanya memiliki gigi yang mudah berlubang karena alkohol cenderung membuat mulut menjadi kering. Mulut kering dapat menyebabkan gigi berlubang karena air liur sebenarnya berfungsi untuk menetralisir zat asam yang dapat merusak gigi di dalam mulut.

 

Anda Menderita Kanker Mulut

Salah satu gejala awal dari kanker mulut adalah terjadinya perdarahan tanpa sebab yang jelas pada mulut, ada bercak putih atau merah atau bintik merah di dalam mulut, perubahan struktur gigi, dan adanya pembengkakan, penebalan, benjolan, atau erosi pada daerah bibir, gusi, atau daerah lain di dalam mulut.

 

.

 

Sumber: womenshealthmag