7 Makanan Untuk Perkembangan Otak Anak

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

225

Makanan dapat mempengaruhi perkembangan otak anak anda, terutama perkembangan fungsi kognitif dan konsentrasi. Di bawah ini terdapat beberapa makanan yang dapat membantu konsentrasi anak dan perkembangan otaknya.

Telur

Kandungan nutrisinya yang tinggi (kolin, omega 3, lutein, dan seng) dapat membantu meningkatkan daya konsentrasi anak.

Greek Yogurt

Otak juga membutuhkan lemak untuk membantu perkembangannya. Greek yogurt mengandung lemak dan protein yang dibutuhkan otak. Lemak membuat jaringan otak menjadi lebih fleksibel, sehingga memudahkannya menerima dan mengirimkan informasi. Hal ini tentu sangat membantu dalam proses belajar anak.

Sayuran

Sayuran mengandung asam folat dan berbagai vitamin serta mineral yang sangat berguna bagi kesehatan anak anda. Bayam dan kol merupakan contoh sayuran yang diduga dapat mencegah terjadinya demensia (pikun) di usia tua. Kol mengandung sulforafan yang berfungsi sebagai agen detoksifikasi dan diindolilmetan yang dapat membantu pertumbuhan sel otak baru.

Kembang kol mengandung asam folat, vitamin B6, dan tinggi serat yang dapat membantu memperbaiki mood, daya ingat, dan konsentrasi. Selain itu, kembang kol juga mengandung antosianin yang merupakan suatu agen anti inflamasi.

Ikan

Ikan mengandung omega 3 dan vitamin D, yang dapat mencegah penurunan daya ingat dan kognitif, serta dapat meningkatkan konsentrasi. Contoh ikan yang mengandung banyak omega 3 adalah salmon, tuna, dan ikan sarden.

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan mengandung protein, asam lemak esensial, vitamin, dan mineral yang dapat memperbaiki mood dan membantu kerja sistem saraf.

Oatmeal

Oatmeal mengandung protein dan serat yang sangat berguna bagi kesehatan jantung dan otak anak anda.

Kunyit

Kunyit mengandung kurkumin, suatu agen yang diduga dapat membantu mencegah pembentukan plak Alzheimer pada otak dan membantu melawan agen inflamasi.