7 Minuman yang BERBAHAYA Bila Dikonsumsi Bersama Dengan Obat

418

Mau minum obat? Hati-hati dalam memilih jenis minuman yang akan Anda gunakan untuk meminum obat tersebut! Hal ini dikarenakan ada beberapa jenis minuman yang dapat mempengaruhi kerja obat yang Anda konsumsi, seperti jus buah dan kopi yang dapat mengurangi efektivitas obat dan meningkatkan resiko terjadinya berbagai gangguan kesehatan yang serius.

Selain kedua minuman di atas, ada beberapa jenis minuman lain yang juga berbahaya bila dikonsumsi bersama dengan obat seperti yang akan dibahas di bawah ini.

Jus Jeruk Bali

Jus jeruk bali dapat berinteraksi dengan lebih dari 50 jenis obat, termasuk obat anti kolesterol golongan statin. Dan karena efek dari jus buah golongan sitrus ini dapat berlangsung selama lebih dari 24 jam, maka memberikan jeda waktu selama beberapa jam antara minum jus dan minum obat tidak akan bermanfaat.

Jus Buah Delima

Sebuah enzim yang terdapat di dalam jus buah delima telah diketahui dapat memetabolisme beberapa jenis obat anti tekanan darah tinggi.

Susu, Susu Kedelai, dan Smoothies

Kalsium yang terdapat di dalam susu dan susu kedelai dapat mengganggu dan mengurangi efektivitas obat-obat tiroid. Oleh karena itu, dianjurkan untuk menunggu selama 4 jam setelah mengkonsumsi obat sebelum mulai mengkonsumsi berbagai jenis minuman yang mengandung banyak kalsium.

Minuman Berkafein

Berbagai jenis minuman berkafein seperti kopi, teh hijau, dan minuman energi dapat menyebabkan gangguan kesehatan berat bila dikonsumsi bersamaan dengan berbagai jenis stimulan. Oleh karena itu, jangan menggunakan berbagai jenis minuman tersebut untuk mengkonsumsi obat yang mengandung efedrin (obat penekan nafsu makan), obat asma, dan amfetamin.

Minuman Energi

Kalium yang terdapat di dalam minuman energi dapat berbahaya bila dikonsumsi bersamaan dengan beberapa jenis obat gagal jantung atau obat anti tekanan darah tinggi. Pisang juga mengandung banyak sekali kalium.

Wine

Jangan mengkonsumsi wine bersama dengan obat anti depresi. Hal ini dikarenakan kombinasi keduanya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, sakit kepala, meningkatkan denyut jantung, dan stroke. Hal ini juga dapat terjadi bila mengkonsumsi obat anti depresi bersama dengan minuman energi.

Teh Hijau

Vitamin K yang juga terdapat di dalam brokoli dan kale, dapat menurunkan efektivitas obat pengencer darah seperti coumarin atau warfarin.

.

Sumber: prevention