Mengenal Gejala Ptsd

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

82

PTSD adalah kondisi mental di mana Anda mengalami serangan panik yang dipicu oleh trauma pengalaman masa lalu. Mengalami kejadian traumatis adalah hal yang berat bagi siapapun. Sejumlah orang yang mengalamu kejadian traumatis tersebut selanjutnya mengidap PTSD setelah mengalami peristiwa yang menyakitkan atau mengejutkan, seperti kecelakaan, insiden yang mengancam nyawa, atau perang. Anda mungkin memikirkan kejadian traumatis ini sepanjang waktu dan hal ini dapat mempengaruhi kehidupannya. Memang sulit untuk menyesuaikan diri dan menerima perubahan setelah kejadian traumatis, tapi selalu ada cara untuk membuat Anda merasa lebih baik.

Gejala PTSD cenderung mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama dalam hubungan dengan orang lain serta lingkungan kerja. Gejala yang muncul pada tiap pengidap bisa berbeda-beda. Ada yang mengalaminya segera setelah kejadian dan ada juga yang muncul setelah beberapa bulan atau bahkan bertahun-tahun kemudian.

Beberapa gejala dari PTSD antara lain:

  1. Perubahan sikap

Seorang yang mengalami PTSD biasanya berubah menjadi lebih pendiam, lebih tertutup, lebih mudah tersinggung, lebih senang menyendiri, serta berbagai pertilaku negatif lainnya. Perubahan sikap ini harus dibedakan dengan sikap bawaan sebelum seseorang tersebut mengalami kejadian trauma. Dukungan keluarga untuk mengenali perubahan sikap ini merupakan tindakan yang sangat penting untuk mendeteksi dini kemungkinan seseorang mengalami PTSD.

  1. Perubahan psikologis

Seorang yang mengalami PTSD mudah teringat kejadian yang menyebabkan trauma. Ingatan tersebut biasanya tergambar jelas, seolah kejadian tersebut berulang. Tidak jarang, karenanya, penderita PTSD bisa mendadak ketakutan, merasa cemas berlebihan, serta tidak mudah percaya pada orang lain.

  1. Perubahan perasaan

Seorang yang mengalami PTSD biasanya juga mengalami kehilangan rasa tertarik atau kehilangan minat pada kegiatan-kegiatan yang dulunya mereka suka, seperti hobi, pekerjaan, atau kebiasaan sehari-hari. Penderita PTSD lebih banyak menyendiri dan merasa bersalah, dari pada melakukan aktivitas yang biasanya mereka lakukan. Tidak jarang, penderita PTSD juga merasa tidak berguna atau perasaan tidak diinginkan oleh lingkungan sekitar.

  1. Perubahan tidur

Seorang yang mengalami PTSD dapat mengalami insomnia yaitu ketidakmampuan untuk memulai tidur atau tidak memiliki tidur yang berkualitas. Tidur yang tidak berkualitas misalnya bila Anda sering terbangun saat tidur atau sering bermimpi buruk sehingga membuat Anda semakin lelah meski telah terlelap.

Itulah gejala dari PTSD, bila Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala di atas, jangan ragu untuk mencari pertolongan. Awali dengan menceritakan masalah Anda pada seseorang yang Anda percaya, bila Anda merasa mengalami PTSD. Atau, berusahalah menjadi pendengar yang baik, bila seseorang terdekat Anda mengalami PTSD dan membutuhkan seseorang untuk mendengarkan.

Selanjutnya, carilah pertolongan dari dokter atau dokter ahli jiwa agar dapat memberikan terapi yang sesuai untuk Anda. PTSD dapat disembuhkan dan dikontrol sehingga seseorang dengan PTSD dapat memiliki hidup yang normal seperti orang lainnya. (RA/STE)

Daftar Pustaka

http://lifestyle.bisnis.com/read/20180706/106/813348/apa-itu-post-traumatic-stress-disorder-ptsd

https://id.wikihow.com/Hidup-dengan-Penderita-PTSD


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store