AKTIVITAS FISIK PENYEBAB NYERI SENDI

12

Penyebab dari nyeri sendi  terbilang beragam, namun beberapa aktivitas fisik juga dapat menyebabkan terjadinya nyeri sendi seperti :

  • Mengangkat beban berat

Kegiatan mengangkat atau memindahkan barang berat dengan posisi tubuh yang salah dapat menyebabkan nyeri sendi pada bagian punggung. Saat memindahkan suatu barang, berhati-hatilah agar cedera punggung dapat terhindarkan.

  • Berdiri terlalu lama

Berdiri terlalu lama dapat menyebabkan nyeri sendi, ini diakibatkan oleh tubuh menopang dalam jangka waktu yang panjang dan dan hal tersebut dapat memengaruhi ruang-ruang antar sendi, terutama pada sendi-sendi panggul, lutut dan kaki.

  • Duduk terlalu lama

Keterbatasan gerakan akibat terlalu lama duduk inilah yang bisa memicu nyeri sendi. Hal ini disebabkan oleh ruang antar sendi yang lama tidak digunakan untuk bergerak maupun menopang beban tubuh. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur seperti bersepeda, berjalan kaki, atau berenang.

  • Melompat

Beragam situasi maupun aktivitas, misalnya saat menghindari kubangan air, turun dari kendaraan umum, atau menghindari sesuatu saat berjalan,  hal yang terkadang disepelekan ini, ternyata dapat menyebabkan nyeri dan cedera sendi bila tidak berhati-hati dalam melakukannya.

  • Olahraga  berlebih

Olahraga sangat dianjurkaan untuk kesehatan tubuh, dapat membangun kekuatan otot dan memelihara kesehatan sendi. Namun, jika dilakukan secara berlebihan dan tanpa didahului dengan pemanasan yang cukup, olahraga juga dapat menyebabkan nyeri sendi. Beberapa olahraga yang dapat memicu terjadinya nyeri sendi antara lain, basket, lari, sepak bola, dan bulu tangkis. Pada olahraga ini, risiko untuk mengalami nyeri sendi pada bagian lutut dan pergelangan kaki cenderung lebih besar. Kegiatan olahraga seperti dayung dan golf yang menuntut pergerakan otot secara berulang berisiko mengalami keseleo. Kegiatan angkat beban dan beragam jenis latihan di sarana olahraga (gymnasium) yang umumnya bersifat repetitif juga dapat menjadi penyebab terjadinya cedera dan nyeri sendi, terutama bila dilakukan dengan cara atau tumpuan yang salah.

Anda dapat berolahraga dengan aman dan menikmati manfaat dari peningkatan aktivitas fisik dengan beberapa tips berikut:

  • Mulai dengan aktivitas rendah secara lambat.
  • Ubah aktivitas saat gejala radang sendi meningkat, namun cobalah tetap aktif.
  • Kegiatan harus “ramah sendi”. Pilih aktivitas yang mudah pada persendian seperti berjalan, bersepeda, aerobik, atau menari. Kegiatan-kegiatan ini memiliki risiko cedera yang rendah.
  • Kenali tempat dan cara yang aman untuk menjadi aktif.
  • Bicaralah dengan tenaga kesehatan mengenai aktivitas yang aman dan nyaman bagi Anda. (AY/PAY)

Referensi:

Mayo Clinic. Muscle Strain.2019.

American Academy of Family Physician. Low Back Pain. 2018. Available at https://www.aafp.org/afp/2018/1001/p421-s1.html

Laino C. WebMD. Too Much Exercise May Pose Arthritis Risk. 2009. Available at https://www.webmd.com/osteoarthritis/news/20091130/too-much-exercise-may-pose-arthritis-risk

NHS Choices UK. Knee Pain. 2017. Available at https://www.nhs.uk/conditions/knee-pain/

NHS Choices UK. Safe Lifting Tips. Available at https://www.nhs.uk/live-well/healthy-body/safe-lifting-tips/

Drugs. Foot Sprain. Available at https://www.drugs.com/health-guide/foot-sprain.html

Warner J. Everyday Health. 7 Joint Pain Triggers That Can Make RA Worse. Available at https://www.everydayhealth.com/hs/rheumatoid-arthritis-treatment-management/joint-pain-trigger-pictures/

CDC. Physical Activity for Arthtritis. Available at https://www.cdc.gov/arthritis/basics/physical-activity-overview.html