Amankah Ibu Hamil Berolahraga?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi, Tanpa Antri

232

Kehamilan merupakan sesuatu hal yang di tunggu-tunggu oleh pasangan suami istri. Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari haid pertama haid terakhir. Wanita yang hamil muda akan merasa mual, muntah, meriang dan lemas. Rasa mual dan muntah ini akan berkurang sampai trimester I berakhir. Pada trimester II tubuh sudah mulai beradaptasi dan rasa mual dan muntah sudah mulai berkurang. Akan tetapi pada trimester III, keluhan yang diakibatkan oleh pembesaran perut, perubahan anatomis dan perubahan hormonal akan menyebabkan munculnya keluhan-keluhan pada ibu hamil, salah satunya adalah gangguan tidur yang dialami oleh sekitar sekitar 97% wanita hamil pada trimester III.

Untuk meningkatkan status kebugaran ibu hamil, olahraga adalah salah satu pilihan yang tepat. Aktivitas fisik yang dilakukan oleh calon ibu akan memperkuat jantung si janin. Namun ingatlah, bahwa olahraga bagi wanita hamil harus dilakukan hati-hati sesuai anjuran dokter maupun pakar olahraga. Anjuran latihan dari American College Of Obstetricians And Gynecologist (ACOG) adalah sebagai berikut:

  1. Latihan rutin yang ringan sampai yang sedang. Latihan disarankan dilakukan secara intermiten (min.3x/minggu).
  2. Hindari latihan dalam posisi terlentang setelah melewati Trimester I. Posisi tersebut dapat menyebabkan penurunan curah jantung ibu sehingga curah jantung pada uterus (Rahim) juga akan berkurang.
  3. Hati-hati dengan latihan aerobik selama masa kehamilan. Ibu hamil harus berhenti berlatih jika lelah, JANGAN berlatih sampai kehabisan tenaga.
  4. Ibu hamil membutuhkan 300 Kkal/hari lebih banyak dari status gizi sebelumnya untuk mempertahankan metabolismenya. Olahraga akan menambah kebutuhan kalori ini, jadi pastikan kecukupan kalori ini terpenuhi.
  5. Olahraga akan meningkatkan sekresi keringat, dimana hal ini akan mempengaruhi status hidrasi ibu. Pemilihan pakaian dan kondisi lingkungan yang optimal akan meminimalkan resiko dehidrasi, sementara kehilangan cairan dari aktivitas olahraga ini juga harus mendapat penggantian yang setara.
  6. Banyak perubahan yang terjadi dari awal kehamilan hingga 40 hari setelah melahirkan, – seluruh latihan rutin yang dilakukan dalam kurun waktu ini harus disesuaikan dengan kemampuan fisik ibu.

Terus bugar, ya bunda. Dan jangan lupa untuk mencukupi semua kebutuhan bunda dan bayi. Stay healthy! (RA/CM)

Sumber:

  1. Preasetyo Y. Olahraga bagi wanita hamil. Rumah saki bersalin dr. Djoko.
  2. Tips Olahraga Untuk Hamil Muda. https://bidanku.com/tips-olahraga-untuk-hamil-muda

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store