Amankah Konsumsi Air Kemasan Isi Ulang?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

209

Pada era modern sekarang ini masyarakat lebih memilih hal-hal yang instan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Hal ini karena masyarakat sekarang terlalu sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Salah satu produk instan yang banyak digunakan adalah air isi ulang. Air minum yang dijual dalam bentuk galon memang kesannya lebih aman. Pasalnya, bila dilihat dari iklannya, produk tersebut tampak diproses secara higienis. Akan tetapi, sebelum mempercayakan pilihan pada air kemasan isi ulang, sebaiknya perhatikan apakah merek air galon tersebut sudah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan telah diuji sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Air minum yang belum mendapat izin dari BPOM dan SNI berisiko mengandung berbagai jenis zat berbahaya dan kuman penyebab penyakit.

Air memang tidak bisa kadaluwarsa, tetapi air yang dikemas dalam galon berbahan dasar plastik berisiko terkontaminasi bakteri dan zat kimia beracun kalau sudah terlalu lama. Ini karena selama galon disimpan di gudang atau toko, panasnya udara atau paparan sinar matahari bisa membuat bahan kimia plastik ikut luruh ke dalam air. Bakteri jahat juga akan berkembang biak dengan ganas. Berikut adalah cara memilih air minum isi ulang yang baik:

  1. Amati bagaimana keadaan fisik depot air minum

Depot yang terlihat kumuh dan kotor adalah salah satu indikasi bahwa produsen tidak peduli terhadap kebersihan dan kesehatan. Hal ini sudah merupakan cerminan bagaimana proses pengolahan air pada depotnya.

  1. Perhatikan bagaimana pencucian atau pembersihan gallon tersebut sebelum diisi ulang

Ini merupakan salah satu hal yang paling penting, karena sebaik apapun kualitas air minum yang dihasilkan oleh depot tidak akan ada artinya bila wadah (galon) anda kotor.

  1. Bagaimana proses pengisian air ke galon

Bakteri dan kotoran selalu ada di udara, jadi dalam proses pengisian yang baik harus di ruang kaca tertutup. Hal ini untuk menjamin tidak ada kotoran dari udara yang masuk ke dalam galon.

  1. Tanyakan sertifikasi dari depot tersebut

Sertifikasi bisa dari Dinas Kesehatan atau laboratorium lainnya yang menyatakan bahwa air tersebut bisa langsung diminum sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

  1. Perhatikan kualitas airnya

Syarat air minum sehat adalah tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak memiliki rasa. Perhatikan apakah air galon isi ulang ini telah memenuhi syarat tersebut.

Efek samping yang sering terjadi karena air minum yang tidak sehat adalah diare. Telitilah dahulu sebelum membeli air isi ulang. Jangan lupa mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. (EDA/CM)

Sumber :

  1. Cara Memilih Air Minum Isi Ulang Yang Sehat. http://www.solusimasalahair.com/air-minum-isi-ulang-sehat.html
  2. Cara Memilih Air Ulang Yang Baik. https://airmurniro.wordpress.com/2008/11/21/cara-memilih-air-minum-isi-ulang-yang-baik/
  3. Anindyaputri I. Mana Yang Lebih Sehat : Minum Air Galon atau Air Rebusan dari Keran? https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/air-galon-dan-air-keran-rebusan/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store