Amnesia

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

121

Amnesia adalah hilangnya ingatan seseorang mengenai informasi atau pengalaman yang pernah dialaminya. Meski begitu, seseorang yang mengalami amnesia masih bisa mengingat identitas diri sendiri, akan tetapi sulit untuk mempelajari informasi baru dan mengingat sesuatu. Kondisi ini dapat berlangsung sementara namun juga dapat menjadi kondisi permanen.

 

Penyebab amnesia dapat terjadi karena kerusakan pada bagian otak yang membentuk sistem limbik yang berperan dalam mengatur ingatan dan emosi seseorang. Beberapa kondisi yang dapat memicu terjadinya amnesia yaitu stroke, kejang, tumor otak, peradangan otak, penyakit Alzheimer, menurunnya pasokan oksigen pada otak, dan cedera pada kepala. Cedera pada kepala yang dapat menyebabkan amnesia dapat berupa trauma fisik akibat kecelakaan ataupun trauma psikologis; misalnya akibat pelecehan seksual, ketergantungan minuman keras dalam jangka waktu yang lama, dan kebiasaan mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti benzodiazepine dan obat penenang secara bebas tanpa anjuran dan pantauan dokter.

 

Gejala utama dari amnesia adalah hilangnya ingatan atau ketidakmampuan untuk menyipan memori baru. Keterampilan kognitif atau kecerdasan seseorang dan kemampuan motorik seperti kemampuan memegang, menggenggam, dan menggerakkan tangan dan kaki biasanya tidak terganggu. Hal ini berarti penderita masih akan mengingat bagaimana cara berjalan dan berbicara dalam bahasa yang dia kuasai. Berdasarkan gejala yang ditimbulkan, amnesia dibagi menjadi 2 bagian yaitu

  • Amnesia anterograde

Saat mengalami kondisi ini, penderita sulit menyimpan ingatan baru. Seseorang dengan amnesia anterograde masih mengingat identitas dirinya dan hal-hal yang terjadi pada masa lampau, namun hingga suatu titik tertentu, ingatan tersebut terhenti, dan tidak dapat membentuk ingatan baru. Akibatnya, seseorang menjadi mudah lupa dengan kejadian-kejadian yang baru saja terjadi padanya. Gangguan ini dapat bersifat sementara, namun dapat menjadi permanen.

 

  • Amnesia retrograde

Amnesia jenis ini menyebabkan penderitanya tidak bisa mengingat informasi atau kejadian yang lalu. Gangguan ini cenderung mempengaruhi ingatan yang baru terbentuk. Sedangkan pada ingatan lama, seperti kenangan masa kecil, gangguannya muncul lebih lambat. Meski demikian amnesia retrograde dapat menyebabkan seseorang kehilangan seluruh informasi dalam dirinya, termasuk identitas dirinya, ataupun kehilangan hanya sebagain informasi dari masa yang telah lampau.

 

Pengobatan penyakit ini dilakukan dengan menggunakan dua langkah yaitu dengan terapi okupasi dan terapi kognitif. Proses pelaksanaan terapi okupasi dilakukan agar penderita dapat belajar cara mengenal informasi baru, serta menggunakan ngatan yang masih ada untuk mendapatkan informasi baru. Sementara pada terapi kognitif, latihan ditujukan untuk menguatkan daya ingat. Penguatan daya ingat juga dapat didukung dengan bantuan teknologi.

 

Selain terapi yang akan dilakukan, pemberian vitamin dan suplemen juga dapat dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih parah akibat amnesia. Pemberian vitamin atau suplemen ini perlu ditunjang dengan perubahan gaya hidup, salah satunya adalah menghindari minuman beralkohol. Semoga bermanfaat dan salam sehat. (RA/STE/CM)

 

Daftar Pustaka

https://doktersehat.com/amnesia/

https://hellosehat.com/penyakit/amnesia/


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store