Anak Tidak Bisa Minum Susu Sapi? Ini Alternatif Sehat Sebagai Penggantinya

191

Jika anak Anda tidak minum susu sapi karena dia mempunyai kondisi medis tertentu atau karena mengikuti diet khusus, maka dia bisa mengalami kekurangan nutrisi tertentu yang harusnya dia dapatkan dari meminum susu sapi. Banyak alternatif bergizi untuk produk susu sapi.

Masalah Susu Sapi

Intoleransi laktosa terjadi jika anak Anda tidak dapat mencerna laktosa, gula primer hadir dalam susu sapi. Jika usus kecil anak Anda tidak menghasilkan cukup laktase, enzim yang memecah laktosa, dia bisa mengalami kram, timbul gas, diare dan sakit perut saat ia minum susu sapi. Menghindari susu sapi dan makanan olahan susu lainnya bisa mencegah gejala.

Sedangkan susu sapi memiliki nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena 1 cangkur susu sapi mengandung sekitar 300 miligram kalsium dan sekitar 8 gram protein. Mengandung 232 miligram 500-1.250 miligram fosfor yang dibutuhkan anak Anda setiap hari. Fosfor membantu pembentukan tulang dan gigi anak Anda dan mendukung fungsi otot, ginjal dan saraf. Susu sapi juga sumber vitamin D yang baik. Anak Anda membutuhkan  vitamin D 600 IU dan 1 cangkir susu sapi memasok vitamin D 117 IU.

Sebagai Alternatif

Anda bisa memberikan susu kedelai, satu cangkir susu kedelai mengandung 6,32 gram protein, 299 miligram kalsium dan 104 miligram fosfor. Susu kedelai dengan ukuran yang sama juga memasok vitamin D 104 IU.

Susu beras adalah alternatif bebas susu untuk susu sapi namun jauh lebih rendah proteinnya daripada susu sapi. Secangkir susu beras hanya mengandung 1 gram protein. Penyajian yang sama mengandung sekitar 300 miligram kalsium dan jumlah fosfor dan vitamin D yang sama seperti susu tradisional.

Susu almond juga lebih rendah kandungan proteinnya daripada susu sapi namun memasok sekitar 450 miligram kalsium dan sekitar 125 IU vitamin D. Almond juga mengandung sejumlah fosfor.