Anuria

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

102

Anuria atau anuresis terjadi ketika ginjal tidak bisa memproduksi kencing. Seseorang mungkin awalnya masih dapat buang air kecil namun dalam jumlah yang sedikit, dan kemudian berkembang menjadi anuria atau tidak ada kencing sama sekali.

Buang air kecil sendiri sangat penting untuk membuang kotoran dan kelebihan cairan dari tubuh Anda. Normalnya ginjal kita akan menghasilkan antara 1 hingga 2 liter kencing tiap harinya. Ketika Anda tidak dapat buang air kecil, maka kotoran, cairan, dan elektrolit dapat menumpuk di tubuh Anda. Akibatnya tubuh Anda akan dipenuhi oleh kotoran yang beracun, terjadinya pembengkakan akibat penumpukan cairan, dan ketidakseimbangan elektrolit yang membahayakan.

Penyebab

Penyebab anuria meliputi:

  1. Diabetes. Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan ketoasidosis diabetic atau kondisi menumpuknya jumlah keton dalam darah. Hal ini terjadi pada tubuh yang tidak dapat menggunakan gula dalam darah sebagai bahan bakar energi. Akibatnya tubuh menggunakan bahan lain sebagai bahan bakar energi dan memproduksi banyak keton sebagai sisa pembakaran energinya. Kelebihan keton dapat merusak jaringan ginjal sehingga ginjal akan mengalami gagal ginjal akut.

 

  1. Tekanan darah tinggi (hipertensi). Seiring waktu hipertensi yang kronis dapat merusak pembuluh darah di sekitar ginjal Anda hingga mengganggu fungsi ginjal.

 

  1. Gagal ginjal. Kondisi ini terjadi ketika ginjal Anda tidak dapat lagi melakukan fungsi-fungsi utama, termasuk memproduksi Gagal ginjal dapat terjadi karena berbagai penyakit mendasari, bisa juga terjadi akibat kebiasaan buruk seperti kurang minum air, terlalu banyak konsumsi teh dan kopi, serta merokok.

 

  1. Batu ginjal. Batu ginjal bisa menjadi besar dan menghalangi keluaran kencing, menyebabkan rasa sakit dan komplikasi lainnya.

 

  1. Tumor di ginjal. Tidak hanya dapat mengganggu fungsi ginjal, tetapi juga dapat menghambat proses buang air kecil.

Diagnosa

Untuk mendiagnosis anuria, dokter Anda akan menanyakan gejala Anda terlebih dahulu seputar kesulitan buang air kecil dan gejala lain. Tes-tes tertentu juga dapat membantu mendiagnosis anuria. Pilihannya termasuk:

  1. Pengambilan sampel kecil jaringan ginjal
  2. Tes darah
  3. CT scan
  4. MRI
  5. Tes kencing

Penanganan

Perawatan yang tepat untuk anuria bergantung pada kondisi mendasar yang menyebabkannya. Penyakit gagal ginjal dapat ditangani dengan dialisis untuk membuang cairan dan kotoran dalam tubuh.

Jika Anda menderita hipertensi atau diabetes, penting untuk tetap minum obat sesuai petunjuk. Mengadopsi kebiasaan gaya hidup yang lebih sehat juga dapat melengkapi perawatan medis apa pun yang Anda alami untuk kondisi ini. Ini termasuk diet, olahraga, dan manajemen stres.

Batu ginjal atau tumor perlu diangkat untuk memperbaiki anuria dan fungsi ginjal secara keseluruhan. Tergantung pada ukuran tumor, dokter Anda dapat merekomendasikan operasi, kemoterapi, atau terapi radiasi.

Secara keseluruhan, penanganan untuk anuria bergantung pada penyebab yang mendasari, Karena anuria terkait dengan berbagai penyebab penyakit. Sebaiknya Anda segera menemui dokter Anda segera jika Anda melihat ada perubahan dalam buang air kecil dan output kencing. (LM/STE)

Referensi

Anuria: Definition, Causes, and Treatments. (2018). Retrieved from https://healthline.com/health/anuria#outlook


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store