Apa Hubungan Antara Minuman Beralkohol dan Infeksi HPV yang Tidak Kunjung Sembuh?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

265

Lebih dari setengah orang dewasa yang aktif secara seksual akan terpapar oleh HPV selama hidupnya. Sebagian besar penderita memang dapat sembuh dari infeksi HPV ini, akan tetapi terdapat juga beberapa orang yang sulit sembuh dari infeksi HPV ini (infeksi HPV persisten), yang diduga terjadi akibat konsumsi minuman beralkohol.

Yang dimaksud dengan infeksi persisten adalah suatu keadaan di mana infeksi terus berlangsung (tidak juga menyembuh) dan tergantung pada jenis virus yang menginfeksi, hal ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan berat.

Berdasarkan sebuah penelitian, mengkonsumsi minuman beralkohol ternyata dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi persisten terhadap HPV pada seorang wanita.

Pada penelitian ini, para peneliti mengamati lebih dari 9.000 orang wanita di Korea mengenai riwayat infeksi HPV dan menanyakan berbagai pertanyaan seputar kebiasaan konsumsi minuman beralkohol mereka.

Para peneliti ini kemudian menemukan bahwa para wanita yang sering mengkonsumsi minuman beralkohol memiliki resiko 3 kali lebih tinggi untuk mengalami infeksi HPV dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi minuman beralkohol.

Selain itu, para wanita yang telah mengkonsumsi minuman beralkohol selama 5 tahun atau lebih memiliki resiko lebih dari 2 kali lipat untuk mengalami infeksi HPV yang persisten dibandingkan dengan para wanita yang baru mulai mengkonsumsi minuman beralkohol (kurang dari 5 tahun).

Para peneliti juga menemukan bahwa kemungkinan seorang wanita untuk mengalami infeksi HPV yang persisten akan semakin meningkat seiring dengan semakin banyaknya jumlah minuman beralkohol yang mereka konsumsi setiap kalinya.

Pada penelitian ini, para peneliti menemukan 2 hal, yang pertama adalah bahwa konsumsi minuman beralkohol dapat menyebabkan terjadinya defisiensi folat, yang dapat menyebabkan perubahan DNA, yang dapat memicu terjadinya kanker.

Yang kedua adalah para peneliti menemukan bahwa hampir 10% wanita yang mengkonsumsi alkohol ternyata juga merokok. Tembakau dapat menyebabkan penurunan kekuatan sistem kekebalan tubuh, yang membuat tubuh semakin sulit melawan infeksi virus ini.


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store