Apa makanan dari bahan pangan organik lebih sehat?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

99

Di iklan media sosial kerap kali kita mendengar bahwa makanan dari bahan pangan organik jauh lebih sehat daripada nonorganik. Dengan alasan itulah, penjualan bahan pangan tersebut meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Meski begitu, pertanyaan sebenarnya adalah apa yang benar-benar membuat makanan organik jauh lebih sehat?

 

Kita harus mengerti dahulu apa yang dimaksud dengan istilah bahan pangan organik. Menurut Smith-Spangler et al., (2012), bahan pangan organik adalah bahan pangan yang dalam proses pembuatannya tidak menggunakan bahan kimia artifisial, hormonal, antibiotik atau manipulasi organisme lainnya. Bahan pangan tersebut benar-benar diolah secara natural, seperti misal tomat yang bebas pestisida dan pupuk kimia. Harapannya, dengan pengolahan tersebut makanan akan lebih sehat untuk dikonsumsi.

 

Untuk menjamin bahwa suatu bahan pangan adalah organik, tiap negara mempunyai cara sertifikasi yang berbeda-beda. Namun pada umumnya proses produksi bahan pangan tersebut mempunyai prinsip yang sama; baik itu berupa sayur-sayuran, buah-buahan, atau daging. Pada produksi bahan pangan berupa daging, produsen memastikan hewan tersebut mengkonsumsi bahan pangan yang organik, bebas pestisida dan hormonal, serta hewan tersebut dapat bebas menikmati udara luar dan mendapat sinar matahari yang cukup.

 

Untuk menjawab apakah bahan pangan organik jauh lebih sehat daripada nonorganik, Smith-Spangler et al., (2012) telah melakukan penelitian review sistematik dari banyak penelitian yang telah dikumpulkan sejak tahun 1996 hingga 2011. Pada kesimpulan penelitian tersebut, bahan pangan organik tidak dapat ditentukan apakah nutrisi bahan pangan organik lebih superior bila dibandingkan dengan nutrisi bahan pangan nonorganik dikarenakan kurangnya bukti penelitian yang ada. Meski begitu, mengkonsumsi bahan pangan organik terbukti menurunkan risiko terpapar dengan bahan kimia pestisida dan bakteri yang resisten antibiotik.

 

Bila kita rangkum dari penelitian yang ada, kelebihan dari bahan pangan organik adalah sebagai berikut:

  1. Nutrisi yang sedikit lebih banyak, terutama bahan flavonoid yang merupakan antioksidan
  2. Kandungan asam lemak omega-3 yang lebih banyak
  3. Bahan metal toksik yang lebih sedikit, yaitu cadmium pada bahan gandum
  4. Residu pestisida yang lebih sedikit
  5. Rendahnya paparan dengan bakteri resisten antibiotik

 

Kekurangan pada bahan pangan organik adalah harga yang lebih mahal. Dikarenakan oleh produksi yang melalui prosedur khusus serta pengawasan yang ketat, harga jual bahan pangan organik lebih tinggi daripada nonorganik.

 

Tips dari kami terhadap bahan pangan organik adalah sebagai berikut:

  1. Belilah bermacam jenis. Nutrisi akan lebih banyak bila kita mengkonsumsi berbagai jenis bahan pangan semisal bermacam-macam sayur-sayuran.
  2. Belilah buah pada musimnya. Dengan begitu, kesegaran buah tersebut akan lebih terjamin.
  3. Bacalah label produk tersebut. Amati banyaknya lemak, berapa kalori, atau macam nutrisi yang ada pada bahan pangan tersebut.
  4. Cucilah bahan pangan dengan bersih. Pencucian yang bersih dapat menurunkan risiko terpapar dengan bahan-bahan kimia yang masih melekat dengan permukaan. (HIL)

referensi:

Smith-Spangler, C., Brandeau, M. L., Hunter, G. E., Bavinger, J. C., Pearson, M., Eschbach, P. J., … & Olkin, I. (2012). Are organic foods safer or healthier than conventional alternatives?: a systematic review. Annals of internal medicine, 157(5), 348-366.


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store