Apa Saja Yang Perlu Kita Ketahui Tentang Pemasangan Ring Jantung?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

136

Pemasangan ring jantung atau stent jantung merupakan metode yang paling sering kita dengar untuk pengobatan penyakit jantung koroner. Pemasangan ring jantung ini berfungsi untuk membantu melebarkan pembuluh darah koroner yang menyempit atau tersumbat di bagian jantung. Pembuluh darah yang tersumbat ini akibat dari penumpukan plak kolesterol ataupun zat lain yang menempel di dinding pembuluh. Pemasangan Ring bertujuan untuk membuka pembuluh darah koroner di jantung sehingga suplai darah yang cukup dapat didistribusikan dengan baik sehingga memperkecil kemungkinan seseorang mengalami serangan jantung.

Stent jantung atau ring jantung terbuat dari kawat stainless steel berbentuk tabung yang digunakan untuk membuka pembuluh darah arteri koroner yang tersumbat di dalam prosedur angioplasti. Stent tersebut dikecilkan hingga diameter terkecil dimana di dalamnya terdapat kateter balon. Stent dan balon tersebut akan diarahkan ke area yang tersumbat. Ketika balon dikembungkan, maka stent juga membesar, sesuai dengan ukuran dan bentuk serta melekat di dinding dalam pembuluh darah. Hal ini menjaga arteri tetap terbuka ketika balon dikecilkan kembali dan dikeluarkan. Stent tersebut menetap di arteri secara permanen, menjaganya tetap terbuka, meningkatkan aliran darah ke otot jantung, dan menyembuhkan gejala penyakit jantung koroner (biasanya nyeri dada). Seiring dengan berjalannya waktu, dinding arteri akan menyembuh dan bagian dalam dari arteri (endothelium) akan tumbuh di sekitar kawat metal dari stent untuk menjaga arteri tetap membuka.

Proses pemasangan ring jantung ini diawali dengan proses kateterisasi. Kateterisasi dilakukan dokter dengan cara memasukkan selang kateter yang pada ujungnya dilengkapi dengan balon dan sudah dipasangi ring jantung melalui pembuluh darah ke arteri koroner yang menyempit atau tersumbat. Ketika kateter sudah berada di daerah yang dituju, dokter akan memasukan zat kontras ke dalam kateter untuk melihat kondisi jantung pasien yang terlihat dari perjalanan zat kontras di pembuluh darah, sehingga memudahkan dokter untuk melihat keadaan jantung pasien yang muncul di layar monitor.

Saat kateter sudah dimasukkan ke dalam pembuluh darah, balon yang terdapat di ujung keteter dalam keadaan mengempis bersamaan dengan ring jantung. Namun ketika kateter telah sampai di area yang mengalami penyempitan dan penyumbatan, maka balon yang ada di bagian ujung keteter akan mengembang bersamaan dengan ring jantung. Balon ini berfungsi untuk meregangkan arteri yang tersumbat sehingga memungkinkan peningkatan aliran darah. Setelah itu balon kateter dikempeskan dan kemudian selang kateter ditarik keluar. Namun saat kateter ditarik keluar, ring jantung menetap di lokasi tersebut supaya pembuluh darah tetap terbuka.

Setelah menyelesaikan proses pemasangan ring jantung, kemungkinan Anda akan merasakan sakit pada luka bekas sayatan, namun dokter akan memberikan obat pereda nyeri. Obat pengencer darah juga biasanya akan diberikan untuk mencegah pembentukan sumbatan akibat pembekuan darah di sekitar ring.

Di sepanjang proses pemulihan, batasi semua aktivitas fisik untuk beberapa waktu seperti menyetir kendaraan bermotor. Meski tetap diperbolehkan untuk beraktivitas secara rutin, dokter akan menyarankan untuk melakukannya secara bertahap, setidaknya selama satu minggu setelah menjalani pembedahan. (RA/CM)

Daftar Pustaka

https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/bahaya-pasang-ring-jantung-stent-tak-perlu/

https://www.alodokter.com/sekilas-mengenai-prosedur-ring-jantung-dan-risiko-di-baliknya


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store