Apa Yang Dimaksud Dengan Alergi Air Mani?

122

Alergi air mani adalah keadaan yang tidak biasa mempunyai gejala yang hampir sama dengan penyakit menular seksual. Seseorang yang alergi terhadap air mani akan mengalami reaksi alergi saat bersentuhan dengan air mani.

Dalam dunia kedokteran hal ini dikenal dengan “seminal plasma hypersensitivity”. Alergi ini dipicu oleh protein yang terdapat dalam air mani. Ada beberapa reaksi yang timbul akibat alergi terhadap air mani.

Seorang wanita yang alergi dengan air mani akan menunjukkan gejala setelah bersentuhan dengan air mani pasca melakukan hubungan seksual melalui vagina, seperti:

Pembengkakan pada vagina
Kemerahan dan gatal
Rasa terbakar di daerah vagina
Gatal-gatal atau lecet
Gejala-gejala ini biasanya terjadi dalam waktu 20 sampai 30 menit setelah terpapar air mani dan namun dapat terjadi setelah beberapa jam atau beberapa hari. Berdasarkan gejala seringkali keliru membedakan dengan penyakit menular seksual. Cara terbaik untuk mengetahui apakah gejala tersebut disebabkan oleh karena alergi air mani adalah dengan menggunakan kondom untuk meminimalkan kontak dengan air mani dan dapat dilihat apakah gejala tersebut menetap atau tidak.

Seorang wanita yang mempunyai alergi terhadap air mani akan menunjukkan gejala sejak pertama kali berhubungan seksual. Namun tidak jelas apakah wanita ini hanya alergi air mani terhadap pasangannya tersebut atau terhadap semua pria. Disarankan untuk wanita yang mempunyai alergi terhadap air mani disarankan agar menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual.

Alergi terhadap air mani tidak hanya dialami oleh wanita saja. Namun ada beberapa kasus dimana seorang pria alergi terhadap air maninya sendiri. Orang-orang ini menunjukkan seperti gejala flu seperti demam, pilek, kelelahan atau mata terbakar segera setelah mereka mengalami ejakulasi. Kondisi ini secara medis disebut disebut sebagai post orgasmic illness syndrome (POIS). Untungnya gejala tersebut dapat diobati melalui terapi hiposensitisasi atau imunoterapi alergen

Meskipun gejala ini dapat dikendalikan, alergi terhadap air mani dapat menimbulkan masalah nyata bagi pasangan yang ingin mempunyai anak. Sensitivitas terhadap air mani selama hubungan seksual bisa sangat menghambat kemungkinan seorang wanita untuk dapat hamil. Namun masalah ini dapat diatasi, apabila pasangan tersebut untuk melakukan inseminasi buatan agar dapat memiliki anak. Proses tersebut akan dilakukan pencucian sperma sebelum dilakukan inseminasi. Sehingga membersihkan protein dari air mani tersebut yang menyebabkan alergi.

Sumber: healthmeup