Apakah Aman Menyusui Disaat Sedang Hamil Lagi?

254

Kehamilan adalah berkah untuk setiap pasangan, saat si kecil datang dalam kehidupan Anda akan memberikan kebahagiaan. Pada saat ini Anda akan berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi bayi Anda yang baru lahir. Namun saat Anda sedang menyusui anak pertama dan baru menyadari ternyata Anda sedang hamil lagi.

Kemudian mungkin Anda akan bertanya apakah aman menyusui anak yang lebih tua dan tidak  mempengaruhi bayi dalam kandungan? Untuk menjawabnya silahkan baca ulasan dibawah ini.

Apakah Aman Untuk Menyusui Bayi Ketika Sedang Hamil?

Ya, Anda mengalami kehamilan yang sehat. Kata kunci di sini adalah “sehat”. Ada tiga masalah utama yang menjadi pertanyaan bagi para ibu hamil, yaitu:

Bisakah menyebabkan persalinan prematur?

Salah satu perhatian utama bagi ibu hamil yang sedang menyusui adalah ketakutan terjadinya kontraksi awal. Menyusui memicu produksi hormon yang disebut oksitosin. Oksitosin adalah hormon yang bertanggung jawab dalam merangsang kontraksi mengakibatkan terjadinya persalinan. Jadi perhatian utama di sini adalah apakah oksitosin yang dihasilkan selama menyusui dapat menyebabkan persalinan prematur? Jawabannya adalah tidak, karena oksitosin yang dihasilkan selama menyusui dalam jumlah kecil dan tidak bisa menyebabkan persalinan prematur. Juga tidak dapat menyebabkan keguguran

Apakah hormon kehamilan dapat diberikan kepada bayi yang disusui?

Perhatian utama yang kedua untuk ibu hamil yang menyusui adalah jika hormon kehamilan akan melalui ASI dan kemudian mencapai bayi yang lebih besar? Hal ini juga tidak menimbulkan masalah karena meskipun beberapa hormon kehamilan melalui ASI dan sampai kepada bayi yang disusui, itu tidak menimbulkan risiko atau tidak menyebabkan kerugian

Apakah akan ada cukup susu untuk bayi yang lebih kecil nanti?

Ya, tubuh Anda akan terus memproduksi susu selama masa kehamilan, dan setelah melahirkan anak kedua. Jadi untuk jumlah susu Anda tidak perlu merasa khawatir.

Namun, jika Anda tidak memiliki kehamilan yang sehat, maka mungkin ide yang baik untuk menyapih bayi yang lebih besar Anda sebelum bayi yang lebih kecil lahir.

Pada Saat Apa Seorang Ibu Hamil Tidak Boleh Menyusui?

  • Jika Anda memiliki kehamilan berisiko tinggi
  • Jika Anda memiliki riwayat persalinan prematur
  • Jika Anda memiliki riwayat keguguran
  • Jika Anda hamil kembar
  • Jika Anda mengalami sakit rahim atau komplikasi kehamilan lainnya
  • Jika Anda mengalami salah satu kategori, maka silakan berbicara dengan dokter Anda tentang potensi komplikasi apabila terus menyusui selama Anda hamil.

Apakah Anda Dan Bayi Siap Untuk Penyapihan?

Ada masalah emosional besar untuk kondisi ini. Apakah anak yang lebih besar bersedia untuk disapih atau tidak tergantung pada usia dan kepribadiannya. Dalam trimester kedua, tubuh Anda akan mulai memproduksi kolostrum. Dimana ASI yang dihasilkan memiliki konsistensi dan rasa yang berbeda. Dalam banyak kasus, anak yang lebih tua akan menjadi lebih siap untuk disapih. Kadang-kadang, mereka juga masih belum siap untuk disapih. Hal ini merupakan keputusan emosional untuk Anda juga, karena Anda bertanya-tanya apakah ikatan antara Anda dan anak yang lebih besar menjadi berkurang saat hamil. Pertimbangan penting lainnya adalah mengenai gizi yang akan diberikan untuk bayi Anda bila akan disapih.

Jadi apakah aman menyusui bayi yang lebih besar saat Anda hamil maka jawabannya adalah tergantung kondisi kehamilan Anda. Apabila kehamilan Anda tidak bermasalah maka Anda bisa tetap menyusui bayi Anda yang lebih besar yang paling penting jaga asupan makanan yang Anda makan karena Anda membutuhkan banyak nutrisi dan berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan Anda untuk memantau kesehatan janin Anda.

Sumber: beingtheparent