APAKAH ANAK SAYA MENDERITA DERMATITIS?

2

Dermatitis atopik pada anak atau yang sering kita sebut eksim atau ruam alergi. Ruam alergi bisa sangat mengganggu anak Anda karena terasa gatal dan tidak jarang membuatnya rewel. Gejala utama pada ruam alergi adalah gatal. Rasa gatal dapat timbul sepanjang hari, tetapi umumnya lebih parah pada malam hari. Akibatnya, anak Anda akan menggaruk hingga timbul bermacam-macam kelainan pada kulit, berupa bintil, kemerahan, penebalan kulit, lecet, basah, dan keropeng. Daerah kemerahan bisa timbul disemua bagian tubuh, namun paling sering di daerah leher, persendian tangan dan kaki.

Penyebab

Dermatitis atopik dapat diturunkan pada anak Anda. Lebih dari seperempat anak yang lahir dari seorang ibu penderita atopi akan mengalami dermatitis atopik pada usia 3 bulan pertama. Bila salah satu orangtua menderita atopi, lebih dari separuh jumlah anak akan mengalami gejala alergi sampai usia 2 tahun. Kemungkinan ini meningkat hingga 79% bila kedua orangtua menderita atopi. Risiko mewarisi dermatitis atopik lebih tinggi bila yang menderita dermatitis atopik adalah ibu, dibandingkan dengan ayah. Selain faktor genetik, faktor lain yang ikut berinteraksi dalam munculnya dermatitis atopik adalah faktor lingkungan, obat-obatan, dan sistem kekebalan tubuh (imunologik).

Bisakah Diobati?

Kebanyakan ruam alergi akan menghilang dengan sendirinya, kebanyakan anak sudah bebas alergi bahkan sebelum usia sekolah. Pada beberapa kasus, ruam alergi ini akan bertahan sampai usia sekolah bahkan sampai dewasa. Bisa dalam bentuk ruam kemerahan atau hanya kulit yang cenderung kering.

Pemicu Utama

Ruam alergi atau dermatitis atopik pada anak Anda dapat dipicu oleh berbagai faktor. Setiap anak mempunyai ciri khas masing-masing . penyebab utam paling sering di antaranya adalah makanan dan tungau debu rumah. Makanan yang paling sering berperan dalam munculnya ruam alergi pada anak Anda adalah telur, susu, gandum, kedelai, dan kacang tanah. Bebrapa ahli berpendapat – walau tanpa bukti ilmiah yang memadai- menghilangkan susu, kacang, telur dan beberapa macam buah dapat mengontrol ruam itu sendiri.  Sedangkan, tungau debu rumah yang terhirup oleh anak Anda dapat memicu timbulnya ruam pada lokasi lama atau yang sebelumnya sudah pernah timbul ruam, dan bisa juga memicu ruam di lokasi yang baru. Selain dapat terhirup, tungau debu rumah bisa menimbulkan ruam pada anak Anda melalui kontak dengan kulit. Bulu binatang dan spora jamur juga bisa memicu timbulnya ruam alergi.

Infeksi Oleh Bakteri

Jika anak Anda mengalami ruam alergi, Ibu sebaiknya waspada. Karena, meskipun penyakit ini tidak berbahaya, anak Anda dapat mengalami infeksi oleh bakteri, virus, dan jamur. Hal ini disebabkan oleh menurunnya sistem kekebalan (imunitas) kulit anak Anda. Pada lebih dari 90% lesi kulit penderita dermatitis atopik, ditemukan adanya kuman S. aureus. Sedangkan, pada orang normal hanya 5%.

Perawatan Ruam Alergi

Berikut ini beberapa hal yang dapat Ibu lakukan jika anak Anda mengalami ruam alergi:

  1. Singkirkan bahan pemicu iritasi yang dapat memicu gatal. Misalnya, dengan memakai sabun lembut yang mengandung pH netral, mencuci pakaian menggunakan deterjen dan dibilas dengan baik karena sisa deterjen bersifat pemicu iritasi, mencuci baju baru untuk menghilangkan formaldehid – bahan kimia yang juga bersifat iritan, dan segera memandikan anak Anda sehabis berenang untuk membilas klorin yang terdapat dalam kolam renang.
  2. Jika anak Anda masih bayi, jangan terlalu sering dimandikan. Keringkan anak Anda menggunakan handuk dengan cara ditepuk-tepuk ringan, jangan digosok. Mandikan anak Anda dengan sabun yang mengandung  pelembap. Hindari pakaian yang terlalu tebal, ketat, atau kotor. Segera ganti popok jika anak Anda buang air kecil atau besar untuk menghindari iritasi oleh kencing dan tinja. Selain itu, hindari pakaian dari bahan wol. Lebih baik menggunakan bahan katun.

Kapan Harus Membawa Anak Anda ke Dokter

Bawalah anak Anda berkonsultasi ke dokter jika ruam terjadi berulang, rasa gatal mengganggu tidur anak Anda, ruam tak kunjung membaik dengan perawatan yang Ibu lakukan di rumah, atau jika ruam mengganggu penglihatan anak Anda. (BIL/STE)

Source :

https://www.webmd.com/parenting/baby/baby-eczema-questions-answers#2
https://www.mustelausa.com/will-baby-eczema-improve
https://atopicdermatitis.net/lifespan-babies-toddlers/