Apakah Anda Memiliki Resiko Dislipidemia?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

281

“Wah, kolesterolku naik lagi nih setelah lebaran.”

“Kamu sih.. makanannya gak dikontrol, semuanya dimakan, makanya kolesterolnya naik.”

Kolesterol adalah lemak dalam tubuh, kondisi dimana kadar lemak dalam darah terlalu tinggi atau terlalu rendah dikenal dengan istilah Dislipidemia. Jenis-jenis kolesterol yaitu :

  • LDL (Low Density Lipoprotein) atau yang dikenal dengan istilah kolesterol “jahat”
  • HDL (High Density Lipoprotein) atau yang dikenal dengan kolesterol “baik”
  • Trigliserida

Dislipidemia mengacu pada kondisi dimana kadar lemak (terutama kolesterol LDL) dalam tubuh terlampau tinggi, yang dapat dipicu oleh beberapa faktor, seperti: keturunan (genetic), bertambahnya usia, menopause pada wanita, obesitas, diet kaya lemak, jarang berolahraga, konsumsi alkohol, merokok, dan diabetes yang tidak terkontrol. Umumnya dislipidemia tidak menunjukkan gejala apapun. Kebanyakan pasien dengan keluhan ini baru mengetahuinya ketika melakukan pemeriksaan kesehatan rutin (medical check up). Namun, pada pasien dengan trigliserida yang tinggi biasanya muncul keluhan umum seperti :

  • Gangguan sistem pencernaan
  • Nyeri, biasanya berawal dari ulu hati, namun bisa menjalar ke area lain, misalnya ke dada.

Orang awam biasanya menghubungkan sakit kepala dan tegang leher dengan kadar kolesterol yang tinggi. Hal ini tidak sepenuhnya benar, tetapi tidak sepenuhnya salah juga. Nyeri kepala dan tegang leher dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perubahan hormon, gangguan pada postur tubuh, serta tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol. Namun, perlu diketahui pula bahwa terdapat hubungan yang kuat antara dislipidemia dengan angka kejadian tekanan darah tinggi.

Uji kolesterol darah adalah satu-satunya cara untuk mendeteksi dislipidemia. Tanyakan pada dokter apakah Anda dapat melakukan uji darah. Rekomendasi untuk usia pemeriksaan pertama bervariasi. Tes ulangan biasanya dilakukan setiap tahun. Apabila hasil tes tidak menunjukkan kisaran yang memuaskan, dokter dapat merekomendasikan pengukuran yang lebih sering. Dokter juga dapat menyarankan Anda melakukan tes yang lebih sering jika Anda memilki riwayat keluarga terhadap dislipidemia, penyakit jantung atau tekanan darah tinggi.

Ayo terapkan pola hidup sehat mulai sekarang, jika Anda memiliki pertanyaan konsultasikanlah dengan dokter atau gunakan aplikasi Pakdok solusi terbaik untuk masalah kesehatan Anda. (EDA/CM)

Sumber :


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store