APAKAH BENAR OLAHRAGA MERUSAK LIGAMEN?

46

Pernahkah Anda mendengar tentang trauma ligamen atau akrab dikenal sebagai ‘terkilir’? Apakah anda sering keseleo atau sampai pernah terkilir? Apakah benar terkilir bisa membuat penderitanya lumpuh? Mari simak artikel berikut untuk memahami mengenai terkilir secara lebih lanjut!

Apa Perbedaan Ligamen dan Tendon?

Anda mungkin pernah mendengar keduanya. Tapi apa bedanya? Tendon dan ligamen memiliki banyak kesamaan dalam struktur dan fungsi. Keduanya adalah struktur penahan beban tubuh, perbedaannya adalah bahwa tendon menghubungkan dan menahan beban dari jaringan otot (atau sering disebut awam sebagai urat) ke tulang sedangkan ligamen menghubungkan dan menahan beban dari tulang ke tulang. Baik ligamen dan tendon memiliki lokasi-lokasi khusus di tubuh, terutama pada daerah yang menghubungkan antar dua jaringan tadi. Cedera pada tendon dan ligamen diikuti oleh pola fase penyembuhan yang sama dan dapat memakan waktu hingga dua tahun untuk merombak kembali struktu yang cedera ke kondisi normal. Wah cukup lama ya!

Apa Penyebab Cedera Ligamen?

Meskipun ligamen pada dasarnya adalah sebuah struktur yang kuat dan kaku, adanya tekanan dan kekuatan yang tiba-tiba dapat menyebabkan serat-serta ligamen pecah dan robek, biasanya sering terjadi pada cedera olahraga. Cedera pada daerah ligamen ini lebih akrab dikenal dengan sebutan keseleo atau terkilir. Tingkat keparahan derajat cedera tergantung pada sejauh mana sobekan yang terjadi pada ligamen dan separah apa keluhan sakit atau nyeri yang dirasakan. Ukuran robekan akan menentukan tingkat keparahan cedera dan perawatan yang Anda butuhkan. Robekan kecil digolongkan sebagai minor, robekan besar akan menjadi keseleo moderat dan pada kejadian ligamen terlepas dari tulang adalah termasuk cedera parah.

Robekan dari Anterior Cruciate Ligament (ACL) adalah cedera ligamen akibat olahraga yang paling umum terjadi. ACL ditemukan di lutut dan sangat penting untuk stabilitas dan jika robek, operasi diperlukan untuk memperbaiki dan mengembalikan ligamen ke kondisi semula. Beberapa gejala dari cedera ACL adalah rasa lemas pada kaki diikuti oleh keluhan sakit dan bengkak di lutut. Jika Anda merasa mungkin telah merobek atau merusak ACL Anda, penting bagi Anda untuk mengunjungi dokter untuk mengonfirmasi adanya cedera ligamen dan menyingkirkan kemungkinan masalah lainnya.

Apakah Trauma Ligamen dapat Disembuhkan?

Sebagai akibat dari kurangnya pasokan darah ke jaringan, terkadang kejadian ligamen yang robek bisa berakhir permanen dan perlu dilakukan pengangkatan jaringan melalui prosedur operasi. Selain itu, jika ligamen direntangkan melewati batas titik tertentu juga dapat menyebabkan ligamen tidak mampu kembali ke keadaan semula. Ternyata ligamen kita ini cukup ringkih ya. Jika ligamen pada kaki Anda robek, maka Anda perlu mengistirahatkan kaki Anda, oleskan es dan jaga agar kaki tetap tinggi. Anda mungkin mengalami rasa sakit, kelembutan, memar dan bengkak.

Pada kasus robekan ACL tidak selalu memerlukan perawatan bedah namun cedera yang tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut. Cedera jenis ini sering terjadi pada atlet, terutama olahraga seperti sepak bola dan bola basket karena gerakan menumpu atau memutar kaki memberikan tekanan yang tinggi pada ligamen sebagai penahan beban. Cedera ini dapat dicegah atau diobati dengan penggunaan penyangga lutut.

Bagaimana Cara Menjaga Ligamen Agar Tetap Kuat?

Berbeda dengan otot, tidak ada olahraga khusus untuk memperkuat ligamen. Sebaliknya, ligamen Anda secara alami akan menguat sebagai respons langsung terhadap kebutuhan beban tubuh Anda berdasarkan pada jenis olahraga atau keadaan sendiri Anda. Ligamen secara alami akan menumbuhkan serat tambahan sebagai respons terhadap peningkatan beban olahraga dan tuntutan fungsional Anda. Maka, tetaplah berolahraga secara teratur dan ligamen Anda akan menguat sebagai respons.

Harap diingat bahwa cedera ligamen terjadi karena kekuatan yang berlebihan pada sendi Anda, jadi menghindari posisi yang dapat melukai ligamen dan selalu lakukan olahraga dengan postur tubuh yang benar. Untuk saran khusus mengenai olahraga yang baik untuk ligamen Anda, bisa Anda tanyakan pada trainer atau ahli fisioterapis kepercayaan Anda! (TYA)

DAFTAR PUSTAKA

  1. Parmar, K. (2018). Tendon and ligament: basic science, injury and repair. Orthopaedics and Trauma, 32(4), 241–244. doi:10.1016/j.mporth.2018.05.008
  2. Matt Scarfe. 2016. LIGAMENTS V TENDON INJURIES. First Aid For Sport, diakses melalui https://firstaid4sport.co.uk/blog/ligaments-v-tendon-injuries/