APAKAH BENAR OLAHRAGA MERUSAK LIGAMEN?

10

Pernahkah
Anda mendengar tentang trauma ligamen
atau akrab dikenal sebagai ‘terkilir’? Apakah anda sering keseleo atau sampai
pernah terkilir? Apakah benar terkilir bisa membuat penderitanya lumpuh? Mari
simak artikel berikut untuk memahami mengenai terkilir secara lebih lanjut!

Apa Perbedaan Ligamen dan Tendon?

Anda
mungkin pernah mendengar keduanya. Tapi apa bedanya? Tendon dan ligamen
memiliki banyak kesamaan dalam struktur dan fungsi. Keduanya adalah struktur
penahan beban tubuh, perbedaannya adalah bahwa tendon menghubungkan dan menahan beban dari jaringan otot (atau
sering disebut awam sebagai urat) ke tulang sedangkan ligamen menghubungkan dan menahan beban dari tulang ke tulang. Baik
ligamen dan tendon memiliki lokasi-lokasi khusus di tubuh, terutama pada daerah
yang menghubungkan antar dua jaringan tadi. Cedera pada tendon dan ligamen
diikuti oleh pola fase penyembuhan yang sama dan dapat memakan waktu hingga dua
tahun untuk merombak kembali struktu yang cedera ke kondisi normal. Wah cukup lama ya!

Apa Penyebab Cedera Ligamen?

Meskipun ligamen pada dasarnya adalah sebuah
struktur yang kuat dan kaku, adanya tekanan dan kekuatan yang tiba-tiba dapat menyebabkan
serat-serta ligamen pecah dan robek,
biasanya sering terjadi pada cedera olahraga. Cedera pada daerah ligamen ini lebih akrab dikenal dengan
sebutan keseleo atau terkilir. Tingkat keparahan derajat cedera tergantung pada
sejauh mana sobekan yang terjadi pada ligamen
dan separah apa keluhan sakit atau nyeri yang dirasakan. Ukuran robekan akan
menentukan tingkat keparahan cedera dan perawatan yang Anda butuhkan. Robekan
kecil digolongkan sebagai minor, robekan besar akan menjadi keseleo moderat dan
pada kejadian ligamen terlepas dari
tulang adalah termasuk cedera parah.

Robekan
dari Anterior Cruciate Ligament (ACL)
adalah cedera ligamen akibat olahraga
yang paling umum terjadi. ACL ditemukan di lutut dan sangat penting untuk
stabilitas dan jika robek, operasi diperlukan untuk memperbaiki dan
mengembalikan ligamen ke kondisi
semula. Beberapa gejala dari cedera ACL adalah rasa lemas pada kaki diikuti
oleh keluhan sakit dan bengkak di lutut. Jika Anda merasa mungkin telah merobek
atau merusak ACL Anda, penting bagi Anda untuk mengunjungi dokter untuk
mengonfirmasi adanya cedera ligamen
dan menyingkirkan kemungkinan masalah lainnya.

Apakah Trauma Ligamen dapat Disembuhkan?

Sebagai
akibat dari kurangnya pasokan darah ke jaringan, terkadang kejadian ligamen yang robek bisa berakhir
permanen dan perlu dilakukan pengangkatan jaringan melalui prosedur operasi.
Selain itu, jika ligamen direntangkan
melewati batas titik tertentu juga dapat menyebabkan ligamen tidak mampu kembali ke keadaan semula. Ternyata ligamen kita ini cukup ringkih ya. Jika ligamen pada kaki Anda robek, maka Anda
perlu mengistirahatkan kaki Anda, oleskan es dan jaga agar kaki tetap tinggi.
Anda mungkin mengalami rasa sakit, kelembutan, memar dan bengkak.

Pada kasus
robekan ACL tidak selalu memerlukan perawatan bedah namun cedera yang tidak
diobati dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut. Cedera jenis ini sering
terjadi pada atlet, terutama olahraga seperti sepak bola dan bola basket karena
gerakan menumpu atau memutar kaki memberikan tekanan yang tinggi pada ligamen sebagai penahan beban. Cedera ini
dapat dicegah atau diobati dengan penggunaan penyangga lutut.

Bagaimana Cara Menjaga Ligamen Agar Tetap Kuat?

Berbeda
dengan otot, tidak ada olahraga khusus untuk memperkuat ligamen. Sebaliknya, ligamen
Anda secara alami akan menguat sebagai respons langsung terhadap kebutuhan
beban tubuh Anda berdasarkan pada jenis olahraga atau keadaan sendiri Anda. Ligamen secara alami akan menumbuhkan
serat tambahan sebagai respons terhadap peningkatan beban olahraga dan tuntutan
fungsional Anda. Maka, tetaplah berolahraga secara teratur dan ligamen Anda akan menguat sebagai
respons.

Harap
diingat bahwa cedera ligamen terjadi karena
kekuatan yang berlebihan pada sendi Anda, jadi menghindari posisi yang dapat
melukai ligamen dan selalu lakukan
olahraga dengan postur tubuh yang benar. Untuk saran khusus mengenai olahraga
yang baik untuk ligamen Anda, bisa
Anda tanyakan pada trainer atau ahli
fisioterapis kepercayaan Anda! (TYA)

DAFTAR
PUSTAKA

  1. Parmar, K. (2018). Tendon and ligament: basic science, injury and repair. Orthopaedics and
    Trauma, 32(4), 241–244. doi:10.1016/j.mporth.2018.05.008
  2. Matt Scarfe. 2016. LIGAMENTS V TENDON INJURIES. First Aid For Sport, diakses melalui https://www.firstaid4sport.co.uk/blog/ligaments-v-tendon-injuries/