Apakah HIV Dapat Ditularkan Melalui Makanan dan Minuman?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

25

Anda pasti sudah penah menerima pesan yang berisi mengenai adanya virus HIV yang dimasukan kedalam makanan dan minuman kemasan? Bahkan ada juga yang menerima pesan bahwa penularan HIV dimasukan kedalam pembalut dan lain sebagainya. Anda seharusnya jangan panik, karena sampai saat ini, berita tersebut belum dapat dibuktikan secara medis kebenarannya.

Menurut badan POM berita tersebut tidak benar, karena sebelum makanan ataupun minuman yang akan dipasarkan, badan POM akan melakukan evaluasi terhadap keamanan, mutu, dan gizi produk pangan impor. Selain itu, badan POM secara rutin melakukan pengawasan terhadap produk pangan yang beredar di pasaran wilayah Indonesia. Selama pemeriksaan badan POM tidak pernah menemukan virus HIV dalam makanan maupun minuma kemasan.

Menurut Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi SpPD-KAI FACP dalam konferensi pers ‘Perjuangan Orang Terinfeksi HIV Berjalan Jelajah Negeri untuk Menyehatkan Bangsa’, di Munik Restoran, Matraman, Jakarta Timur, menyatakan bahwa HIV hanya dapat ditularkan kepada orang lain melalui darah, cairan tubuh yang keluar dari alat kelamin dan anus, serta ASI. Penularannya pun tidak akan terjadi langsung hanya karena Anda tersentuh dengan darah atau cairan tubuh penderita HIV AIDS. Penularan akan terjadi apabila virus dari cairan tubuh penderita HIV AIDS tadi masuk ke dalam tubuh kita. Misalnya, hubungan seks tanpa kondom dan pemakaian jarum suntik yang sudah terkontaminasi secara bergantian. Jadi penularan virus HIV tidak dapat tertular melalui makanan atau minuman kemasan yang sudah campurkan dengan darah penderita, karena virus HIV tidak akan mampu bertahan hidup jika sudah keluar dari tubuh manusia.

Selain itu, Anda juga tidak perlu khawatir apabila makan atau minum bersama dengan orang HIV AIDS. Berbagi makanan atau minuman menggunakan satu peralatan makan dan minum yang sama juga tidak akan menularkan virus HIV. Hal ini terjadi karena secara medis telah terbukti bahwa virus HIV tidak dapat ditularkan melalui air liur. Bahkan bila orang terdekat Anda menderita HIV AIDS, Anda tidak perlu khawatir tertular HIV AIDS karena Anda memeluk atau mencium mereka.

Jadi, jika Anda mendengar atau membaca kabar seperti itu, sebaiknya jangan mudah percaya. Cobalah mencari kebenarannya dari sumber yang terpercaya seperti dokter, WHO, atau tenaga medis lainnya. Badan POM menghimbau kepada masyarakat agar lebih teliti membaca label makanan atau minuman sebelum dibeli. Jadilah konsumen cerdas yang tidak mudah terpengaruh isu yang beredar di media sosial.

Tidak lupa, penderita HIV AIDS masih tetap seorang manusia yang sama seperti manusia yang tidak memiliki HIV AIDS. Berteman dan berhubungan baik dengan mereka tetap bisa dilakukan. Tidak perlu kita mengucilkan penderita HIV AIDS, namun jauhilah penyakitnya! Semoga bermanfaat dan salam sehat. (RA/STE)

Daftar Pustaka

  1. https://www.liputan6.com/health/read/2933885/hoaks-berita-tentang-makanan-kaleng-berbahaya-dari-thailand
  2. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3284345/sering-dapat-broadcast-penyebaran-hiv-lewat-makanan-kaleng-jangan-percaya

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store