Apakah Penggunaan Bra Tingkatkan Resiko Terjadinya Kanker Payudara?

120

 

Sebuah penelitian baru menyatakan bahwa penggunaan bra bukanlah salah satu faktor resiko terjadinya kanker payudara.

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan ada tidaknya hubungan antara penggunaan bra dan peningkatan resiko terjadinya tumor atau kanker payudara.

Pada penelitian ini, para peneliti memeriksa jenis bra yang biasa digunakan oleh para wanita, kapan mereka mulai menggunakannya, dan berapa lama mereka menggunakan bra tersebut setiap harinya.

Para peneliti mengatakan bahwa mereka tidak menemukan adanya bukti bahwa penggunaan bra berhubungan dengan peningkatan resiko kanker payudara.

Penelitian ini mulai dilakukan karena meningkatnya kecemasan pada para wanita mengenai apakah menggunakan bra dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Hal ini dikarenakan berbagai media massa melaporkan bahwa penggunaan bra dapat mengganggu sirkulasi getah bening, sehingga mengganggu proses pembuangan zat sisa dari dalam tubuh, yang dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara.

Pada penelitian ini, para peneliti mengamati lebih dari 1.000 orang wanita yang telah didiagnosa menderita kanker payudara antara tahun 2000-2004. Para peneliti pun membandingkan mereka dengan 469 orang wanita yang tidak menderita kanker payudara.

Semua peserta penelitian ini telah memasuki masa menopause, yang berusia antara 55-74 tahun. Para wanita yang menderita kanker payudara mengalami 2 jenis kanker payudara, yaitu kanker lobular invasif atau kanker duktus invasif.

Para peneliti juga mencatat berapa ukuran bra yang digunakan, apakah bra yang digunakan memiliki kawat pada bagian bawahnya, berapa lama mereka telah menggunakan bra, dan kapan mereka mulai menggunakan bra.

Selain itu, para peneliti juga bertanya pada setiap peserta penelitian mengenai apakah ada anggota keluarga mereka yang menderita kanker payudara, berapa tinggi badan peserta, berapa berat badan peserta, tingkat pendidikan peserta, ras peserta, berapa penghasilan peserta, apakah mereka pernah menggunakan terapi sulih hormone, dan apakah mereka pernah melakukan pemeriksaan mammogram baru-baru ini.

Para peneliti kemudian menemukan bahwa tidak ada hubungan antara penggunaan bra dan resiko terjadinya kanker payudara. Selain itu, resiko kanker payudara juga tidak dipengaruhi oleh berapa lama mereka menggunakan bra setiap harinya, apakah bra yang mereka gunakan memiliki kawat pada bagian bawahnya, atau sejak kapan mereka mulai menggunakan bra.

Sumber: newsmaxhealth