AWAS, GEMUK SAAT HAMIL, BANYAK RISIKONYA!

27

Menjadi gemuk selama kehamilan seringkali dirasa normal bagi sebagian besar orang. Namun, tahukah Anda, menjadi gemuk selama kehamilan bisa menjadi hal yang tidak normal? Menjadi gemuk, hingga obesitas, saat hamil memiliki banyak risiko yang berdampak besar pada kesehatan Anda dan kesehatan bayi Anda. Untuk mengetahui lebih lanjut, simak artikel berikut!

Obesitas didefinisikan sebagai kelebihan jumlah lemak dalam tubuh. Pengukuran obesitas dilakukan berdasarkan tinggi dan berat badan, yang disebut indeks massa tubuh (BMI).

Bagaimana obesitas dapat mempengaruhi kehamilan saya?

Menjadi gemuk selama kehamilan meningkatkan risiko berbagai komplikasi kehamilan, termasuk:

  1. Risiko keguguran, lahir mati dan keguguran berulang
  2. Diabetes selama kehamilan
  3. Komplikasi kehamilan ditandai oleh tekanan darah tinggi dan tanda-tanda kerusakan pada sistem organ lain, seringkali ginjal (preeclampsia atau keracunan kehamilan)
  4. Disfungsi jantung
  5. Sleep apnea atau sesak saat tidur
  6. Persalinan yang sulit

Pengaruh pada bayi

Obesitas selama kehamilan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan bagi bayi, termasuk:

  1. Bayi lahir dengan berat badan lebih besar dari rata-rata (makrosomia janin) dan memiliki lebih banyak lemak tubuh dari biasanya, yang meningkatkan risiko sindrom metabolik dan obesitas pada masa kanak-kanak. Sindrom metabolik yang mungkin terjadi pada anak-anak makrosemia adalah diabetes dan berbagai jenis penyakit jantung yang terjadi sejak usia muda (anak-anak) atau ketika sudah dewasa-tua.

Langkah apa dapat dilakukan untuk kehamilan yang sehat?

Anda dapat mencegah terjadinya obesitas pada kehamilan Anda dan membantu memastikan kesehatan Anda dan kesehatan bayi Anda. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan antara lain:

  1. Jadwalkan perjanjian sebelum hamil. Jika Anda mengalami obesitas dan sedang mempertimbangkan untuk hamil, bicarakan dengan dokter Anda. Dokter mungkin merekomendasikan vitamin dan suplemen untuk kesehatan Anda dan janin Anda. Dokter juga mungkin merujuk Anda ke penyedia layanan kesehatan lainnya yang dapat membantu Anda mencapai berat badan yang sehat sebelum kehamilan.
  2. Makanlah makanan yang sehat. Ingatlah bahwa selama kehamilan, Anda akan membutuhkan lebih banyak asam folat, kalsium, zat besi dan nutrisi penting lainnya. Vitamin dan suplemen yang diberikan oleh dokter selama Anda hamil dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut. Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda jika Anda memiliki kebutuhan nutrisi khusus karena kondisi kesehatan, seperti diabetes.
  3. Aktif secara fisik. Konsultasikan dengan dokter Anda tentang cara-cara aman untuk tetap aktif secara fisik selama kehamilan Anda, seperti berjalan, berenang atau melakukan aerobik berdampak rendah.
  4. Hindari zat yang berisiko. Jika Anda merokok, maka sebaiknya berhenti. Alkohol dan obat-obatan terlarang juga terlarang. (LM/STE)

Referensi

Pregnancy and obesity: Know the risks. (2019). Retrieved from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy-and-obesity/art-20044409

SHARE
Previous articleTUMOR OTAK PADA ANAK
Next articleDISLOKASI SENDI