Awas, kelalaian sederhana dalam memasak dapat menghilangkan nutrisinya!

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

92

Memasak dan menyiapkan makanan untuk keluarga memang merupakan kegiatan yang istimewa. Bagaimana tidak? Seseorang yang memasak untuk keluarganya berarti mau meluangkan waktu lebih untuk memastikan kebutuhan nutrisi keluarganya terpenuhi. Terlebih, memasak untuk keluarga selalu diiringi perasaan cinta yang membuat masakan tersebut menjadi lebih enak daripada membeli makanan di luar. Akan tetapi, apakah Anda tahu, bahwa kita seringkali tidak sadar bahwa kita melakukan kesalahan dalam memasak? Misalnya dengan menaburkan garam terlebih dahulu sebelum masakan dipanaskan, atau memotong sayur mayur terlebih dahulu sebelum dipanaskan. Ataukah, Anda tidak pernah mengetahui bila hal tersebut salah dan baru mengetahuinya sekarang?

 

Ya, beberapa perilaku dalam mmasak yang terkesan sederhana ternyata dapat menghilangkan kandungan nutrisi dari suatu bahan makanan. Seperti memasukkan garam sebelum suatu masakan dipanaskan, akan membuat garam beyodium menguap, sehingga nutrisi yodium yang dibutuhkan hilang dan tidak terpenuhi. Atau saat kita mengupas buah, dimana sebenarnya kandungan nutrisi paling banyak berada diantara kulit dan daging buah tersebut. Atau juga saat kita memotong sayuran sebelum memasaknya. Rumit juga ya?

 

Lalu harus bagaimana? Bila Anda menginginkan agar nutrisi dari masakan yang Anda sajikan untuk keluarga memiliki nutrisi yang maksimal, simak artikel berikut!

  1. Mencuci buah dengan air hangat

Tahukah Anda? Mencuci buah dengan air hangat dapat menghilangkan lapisan wax yang ada ada kulit buah tersebut. Lapisan wax yang ada pada kulit buah tersebut digunakan agar buah tidak mudah busuk sejak proses memanen hingga pemasaran dan sampai pada tangan Anda. Anda bisa saja memilih untuk mengupas kulit buah-buahan yang memiliki lapisan wax, akan tetapi jenis buah-buahan tersebut memiliki kandungan nutrisi paling banyak diantara kulit dan dagingnya. Sehingga, bila Anda mengupas kulit dari buah tersebut, Anda otomatis menghilangkan nutrisi dari buah tersebut. Itulah mengapa, Anda dapat mencuci buah dengan air hangat yang mengalir sehingga lapisan wax pada permukaan kulit buah dapat luruh dan hilang. Buah-buahan yang dimaksud antara lain apel, pir, anggur, dan jambu.

 

  1. Menaburkan garam sesaat sebelum makan

Menaburkan garam sebelum atau saat masakan dipanaskan menyebabkan kandungan yodium pada garam menguap. Terlebih bila sebelumnya garam ditumbuk halus bersama dengan bumbu-bumbu lainnya, kandungan yodiumnya bisa saja tertinggal dalam tumbukan dan lebih mudah menguap daripada yang tanpa tumbukan. Untuk meminimalisirnya, Anda dapat membiasakan diri untuk membeli garam beryodium yang memiliki tekstur yang halus dan sajikan sebagai garam di meja makan. Setelah masakan matang, tunggu agak dingin untuk menambahkan garam meja tersebut. Anda juga dapat membiasakan untuk menambahkan garam sesaat sebelum makanan dikonsumsi.

 

  1. Mencuci sayur dengan menyusuri setiap helai sayur

Kebanyakan orang Indonesia, mencuci sayur ala kadarnya, entah hanya membasahi dengan air mengalir ataupun merendamnya dalam air. Padahal, telur-telur cacing yang sangat kecil dan tak kasat mata dapat bersembunyi pada helai demi helai tangkai sayur. Telur ini memiliki cangkang yang sangat kuat dan tahan panas, sehingga bila kita tidak mencuci sayur dengan benar, telur akan tetap berada di sana, tidak mati saat proses memasak, dan termakan. Bayangkan, hanya karena hal sederhana saja, kita berpotensi menyebabkan infeksi cacing pada keluarga kita. Mengerikan bukan? Untuk mencegahnya, biasakan untuk mencuci helai demi helai tangkai sayur pada air yang mengalir. Susuri dari bagian atas tangkai hingga ujung daur dengan salah satu tangan Anda selama mencuci sayur tersebut. Hal ini mungkin memang memakan waktu yang lebih lama, akan tetapi bukankah mencegah itu lebih baik daripada mengobati?

 

  1. Memotong sayur sesaat sebelum menyajikan

Kesalahan lain yang sering tidak disadari adalah memotong sayur sebelum memasak. Mengapa? Pasalnya, sayuran yang sudah dipotong-potong akan mempermudah nutrisi untuk hancur ataupun menguap saat proses memasak. Sebagian besar nutrisi tersusun dari ikatan kimia yang mudah dipatahkan bila terkena panas. Sehingga, saat proses memasak, sayur yang telah dipotong, nutrisinya akan mengalami kerusakan. Untuk meminimalisir, biasakan untuk tidak memotong sayur menjadi kecil – kecil. Cukup cuci bersih dan lakukan proses pemasakan dengan suhu yang tidak terlalu tinggi. Kemudian saat sudah matang, tunggu beberapa saat agar suhu masakan lebih dingin, kemudian potong kecil – kecil sayur tersebut sesuai selera. Anda juga bisa memotong sayur tersebut sesaat sebelum menyajikan hidangan untuk masing – masing orang atau sebelum mengonsumsinya.

 

Terkesan sederhana, namun bisa berakibat fatal. Tips-tips di atas mungkin terkesan menyusahkan atau membutuhkan waktu lebih lama untuk dilakukan, namun saat sudah dilakukan secara berulang, Anda akan menjadi terbiasa karenanya. Ingat! Kesehatan keluarga adalah yang utama. Mulai kebiasaan baik dalam memasak untuk menyajikan makanan bernutrisi bagi keluarga! (STE)

 

Referensi:

Yahya, Muh. Wildan.2013. Hebat! Catatan Kuliah Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM-KP) Edisi 2.Surabaya: Surya


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store