Bahaya Infeksi Terhadap Kesehatan Jantung Anak

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

229

Infeksi merupakan salah satu jenis penyakit yang paling umum dijumpai pada anak. Seringkali gejala infeksi seperti demam pada anak kurang diperhatikan oleh orang tua. Padahal bila infeksi terlambat diobati dapat menyebabkan banyak komplikasi, salah satunya dapat memicu penyakit jantung pada anak. Berikut ini dua penyakit jantung anak yang paling sering terjadi:

  1. Penyakit Jantung Rematik (PJR)

PJR adalah sebuah kondisi dimana terjadi kerusakan permanen dari katup-katup jantung yang disebabkan oleh komplikasi demam rematik. Katup-katup jantung tersebut rusak karena proses perjalanan penyakit yang dimulai dengan infeksi tenggorokan yang kemudian memicu terjadinya proses imulologik sehingga terjadi kerusakan katup jantung. Kerusakan katup tidak serta merta terjadi ketika infeksi berlangsung, kerusakan baru terdeteksi setelah beberapa minggu, karena itulah sangat penting mengetahui gejala dari Penyakit Demam Rheumatik itu sendiri.

  1. Radang sendi di beberapa bagian tubuh
  2. Adanya gerakan-gerakan tanpa kendali dan tanpa disadari
  3. Ruam kemerahan di kulit
  4. Benjolan, biasanya pada permukaan sendi
  5. Nyeri perut
  6. Mimisan
  7. Demam dengan suhu di atas 39 C

Apabila kerusakan katup terjadi, maka tatalaksana tergantung dari tipe dan beratnya. Pada kebanyakan kasus dokter akan memberikan obat minum untuk membantu kerja jantung juga mengurangi gejala peradangan. Tetapi pembedahan dapat dilakukan untuk memperbaiki dan mengganti katup jantung yang rusak. Perlu diberikan antibiotik jangka panjang untuk mencegah kekambuhan.

  1. Penyakit Kawasaki

Gejala penyakit ini dapat “menipu” karena mirip dengan gejala penyakit campak, alergi obat, infeksi virus lainnya, atau bahkan penyakit gondong. Penyakit ini sering menyerang balita berusia 1-2 tahun,  namun ada pula kasus yang dilaporkan terjadi pada bayi berusia 1-2 bulan.

Gejala awal adalah demam yang mendadak tinggi selama 5 hari yang tidak pernah turun. Apabila demam tidak diobati, biasanya demam dapat berlangsung selama 1-4 minggu. Sekitar 2-3 hari setelah demam akan muncul bercak merah di badan yang mirip penyakit campak. Gejala lain yang timbul adalah kedua mata merah, tapi tanpa belekan. Pembengkakan kelenjar getah bening di salah satu sisi leher sehingga kadang diduga penyakit gondong, lidah merah menyerupai stroberi, bibir juga merah dan kadang pecah-pecah, telapak tangan dan kaki merah dan agak membengkak. Kadang anak mengeluh nyeri persendian.

Penderita kawasaki harus dirawat inap dan mendapat pengawasan dari dokter ahli jantung anak. Sebagian penderita akan sembuh tanpa gejala sisa, tetapi sebagian lagi akan sembuh dengan komplikasi dari penyakit tersebut yaitu jantung yang cacat.

Jangan sepelekan demam. Demam tidak selalu berarti infeksi biasa, jika keluhan demam disertai bruam dan mata merah serta menetap lebih dari 3 hari, segeralah berkonsultasi ke dokter. (EDA/CM)

Sumber :

Anggraini DY, Rachellina M. Penyakit Jantung Anak Didapat Atau Autoimun? Majalah Kesehatan Keluarga Dokter Kita. Edisi 9 Tahun IV September 2009.


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store