Bahaya Kanker Bagi Pekerja Di Industri Tekstil

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

112

Aktivitas industri yang identik dengan zat kimia mengharuskan setiap pekerjanya melengkapi diri dengan ragam kelengkapan standar keselamatan nasional. Salah satunya adalah penggunaan alat pelindung diri, mulai dari pakaian dinas lapangan khusus, apron pekerjaan, masker, sarung tangan, kacamata, hingga headphone. Mengapa alat pelindung diri perlu digunakan? Padahal, alat pelindung diri begitu ribet untuk digunakan dan terasa panas.

Ternyata, penggunaan alat pelindung diri digunakan untuk mengurangi ancaman terhadap kesehatan akibat zat kimia di industri, lho! Simak artikel berikut untuk mengetahui ulasan lebih lanjut!

Hasil riset mengungkap, perempuan muda yang bekerja di industri tekstil berisiko besar terkena kanker payudara setelah perempuan tersebut memasuki masa menopouse. Riset yang melibatkan 1.100 pasien ini menyebutkan faktor kimia dan polutan menjadi penyebab utama terciptanya kondisi itu.

Faktor risiko tercipta lantaran terjadinya radiasi yang disebabkan proses kimiawi pada bahan-bahan seperti monakromatik hidrokarbon, arkrilik, dan rayon mengakibatkan terjadinya kelainan prosedur pada tubuh. Sel kanker yang mulai terbentuk mengakibatkan hormon progesteron tergantikan oleh estrogen. Kondisi ini membuat perempuan berisiko terkena kanker dua kali lipat untuk setiap satu periode. Khusus pemrosesan polycyclic aromatic hydrocarbons pada produk minyak bumi, sebelum usia 36 tahun, perempuan berisiko tiga kali lipat terkena tumor sebagai respon adanya kelainan pada produksi hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh.

Dr France Labreche dari  Robert-Sauve Occupational Health Research Institute, Montreal menyatakan penemuan riset merupakan bentuk konsistensi dari teori yang menyatakan payudara merupakan bagian tubuh perempuan yang begitu sensitif dengan radiasi zat kimia ketika usia memasuki 40 tahun. Ia menyebutkan tingginya angka kasus kanker payudara di negara berkembang disebabkan berbagai faktor, salah satunya minimnya diagnosa awal pertumbuhan tumor. Faktor lain yang juga turut andil adalah lingkungan dan tempat kerja. Riset yang dipublikasi Occupational and Environmental Medicine ini menyebutkan perempuan yang diketahui berkerja saat proses produksi serat fiber dan minyak bumi sebelum usia 30 tahun merupakan individu yang paling berisiko terkena kanker.

Riset mencatat 556 perempuan kanada yang terdiagnosa kanker payudara umumnya berusia antara 50 dan 75 tahun dan telah melalui masa menopouse. Sementara 613 perempuan lainnya juga berumur sama juga terdiagnosa jenis kanker lain menjadi kelompok pembanding.

Hasil investigasi tim ahli Kanada terhadap perempuan diketahui terdapat 300 zat berbeda dalam ruang kerja mereka. Usai mengumpulkan data-data dari faktor-faktor risiko, hasil analisa mengindikasikan adanya keterkaitan antara tempat kerja dengan sejumlah zat kimia. Sedangkan dari hasil perbandingan antar relawan diketahui risiko tertinggi perempuan terkena radiasi zat-zat kimia adalah sebelum usia 36 tahun. (EDA/STE)

Sumber:


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store