Bahaya minuman energi untuk kesehatan

#TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Tanpa Antri

218

Apa sebenarnya minuman energi?

Minuman energi adalah jenis minuman ringan yang diharapkan dapat menambah energi dan kekuatan seseorang yang meminumnya. Bagi beberapa kalangan, minuman energi diminum dengan tujuan mencegah kelelahan dan kantuk.

Di Indonesia, minuman energi digolongkan sebagai minuman kesehatan. Sebaliknya, di luar negeri, khususnya Amerika Serikat minuman energi digolongkan sebagai minuman ringan, karena dampak dan manfaatnya bagi kesehatannya belum terbukti secara ilmiah.

Apa pengaruh minuman energi pada tubuh ?

Minuman energi biasanya mengandung kafein dan taurin. Kedua zat ini dapat menyebabkan berbagai gangguan pa da tubuh.

Kafein dan taurin dapat menyebabkan peningkatan kontraksi jantung secara signifikan satu jam setelah meminum minuman energi. Minuman energi juga dapat merusak keseimbangan garam didalam tubuh sehingga mempercepat irama jantung. Hal ini menyebabkan minuman energi sangat berbahaya, terutama untuk orang yang sudah memiliki gangguan jantung atau sudah pernah mengalami serangan jantung.

Kafein yang dikandung dalam minumam energi tidak akan mampu memberi energi kepada peminumnya, hanya membangkitkan semangat dengan cara menstimulasi sistem saraf pusat. Sebagian besar produk memasukkan komposisi kafein yang melebihi kandungan didalam minuman bersoda. Kafein bisa menyebabkan ketagihan, pening dan sakit kepala bila konsumsinya berlebih.
Batas konsumsi aman kafein per hari adalah 150 miligram atau setara satu botol minuman energi bervolume 150 ml. Jika berlebihan maka akan mengakibatkan susah tidur, tubuh gemetaran, kejang, jantung berdebar-debar dan asam lambung berlebihan dan memicu sakit maag atau gastritis.
Meminum minuman energi sehabis aktifitas atau saat berkeringat apalagi lebih dari 1 kaleng bisa menyebabkan dehidrasi, karena kafein yang dikandungnya bisa menyebabkan ginjal bekerja lebih keras untuk membuang cairan dari tubuh anda.

Taurine adalah sejenis asam amino yang salah satu perannya sebagai pengemulsi lemak sehingga dapat diproses dan dicerna. Taurine juga berperan sebagai antioksidan sehingga mencegah kerusakan sel dan jaringan yang disebabkan oleh oksidan. Taurine banyak digunakan oleh atlet untuk mengurang kelelahan otot dan nyeri otot. Tetapi selain keuntungan diatas taurine juga memberi pengaruh sedative atau bius terhadap otak. Taurin juga menyebabkan denyut jantung yang tidak stabil.

Zat pemanis, bahan pengawet dan pewarna didalam minuman energi yang biasanya berwarna cerah ini membuat pekerjaan ginjal juga semakin berat. Beratnya beban ginjal dalam menyaring zat-zat tersebut mengakibatkan ginjal lelah, yang berakibat rusaknya ginjal dan dapat menyebabkan gagal ginjal kronik (GGK). Jika hal itu terjadi maka cuci darah atau hemodialisa adalah satu-satunya jalan untuk bertahan hidup. Jalan lain dengan cangkok ginjal yang biayanya sangat mahal.


Install Aplikasi Pakdok, Google Play Android Click Pakdok