Bahaya Obesitas Bagi Kesehatan

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

77

 

Obesitas merupakan kondisi dimana terdapat jaringan lemak berlebih pada tubuh, dengan kata lain kegemukan. Hal ini disebabkan oleh tingginya asupan kalori terutama dari sumber makanan berlemak dan gula tinggi yang tidak diolah menjadi energi melalui aktivitas seperti olahraga. Ketika asupan makanan tinggi kalori berlebih, maka tubuh akan menyimpan kalori berlebih tersebut dalam bentuk jaringan lemak. Meski demikian, kondisi obesitas ini bersifat kompleks, artinya berbagai faktor dapat menjadi pencetus obesitas mulai dari faktor keturunan, pola makan kurang sehat, stres psikologis, konsumsi obat-obatan atau menderita penyakit

Secara umum, obesitas dan penyakit komplikasi obesitas ini memengaruhi kualitas hidup seseorang secara keseluruhan, bahkan dapat memperpendek usia harapan hidup. Tidak sedikit orang yang mengalami obesitas merasakan isolasi sosial, depresi, rasa malu, rasa bersalah, hingga rendahnya pencapaian kerja.

Salah satu penyakit yang banyak dikaitkan dengan obesitas yaitu diabetes. Hubungan antara obesitas dengan diabetes terletak pada resistensi insulin, saat tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Akibatnya, kadar gula darah meningkat.

Selain itu, orang yang mengalami obesitas lebih berisiko mengalami berbagai penyakit komplikasi seperti:

  • Hipertensi
  • Penyakit jantung
  • Stroke
  • Penyakit kandung empedu
  • Osteoartritis atau radang pada sendi
  • Sakit punggung bawah yang kronis
  • Periodontitis atau penyakit gusi
  • Gangguan kulit seperti infeksi atau peradangan pada lipatan kulit
  • Trigliserida tinggi dan tingkat high-density lipoprotein (HDL)rendah
  • Penyakit lemak hatinonalkoholik dan penumpukan lemak pada hati
  • Sindrom metabolikyaitu perpaduan hipertensi, kadar gula tinggi, trigliserida tinggi, dan kolesterol HDL rendah

Mengurangi berat badan secara perlahan namun stabil merupakan cara yang direkomendasikan. Caranya bisa dengan mengubah pola makan dengan memperbanyak asupan biji-bijian, sayuran, buah, ikan, dan daging tanpa lemak. Batasi konsumsi lemak terutama lemak jenuh dan alkohol. Olahraga teratur dengan intensitas sedang seperti berenang, berjalan santai, atau bersepeda selama 20-30 menit perhari dan lakukan dengan rutin. Setelah berolahraga, tubuh akan terasa lapar, pada saat lapar pilihlah makanan dengan gizi seimbang yang rendah lemak dan makanlah dalam porsi secukupnya. Kombinasi diet sehat dan olahraga teratur adalah pilihan utama untuk menurunkan berat badan.

Penggunaan obat-obatan untuk mengurangi berat badan adalah langkah lain apabila dengan metode sebelumnya berat badan ideal sulit dicapai, atau jika penderita obesitas juga didapati kondisi seperti diabetes, sindrom metabolik, hipertensi, atau stroke. Penggunaan obat-obatan untuk mengurangi berat badan dalam tujuan kecantikan tidak disarankan.

Konsultasikan dengan dokter untuk mendapat penanganan penurunan berat badan dengan konseling diet dan olahraga yang baik, obat-obatan penurun berat badan jika diperlukan, hingga operasi apabila terdapat indikasi. (REG)

Referensi:

  1. Mayo Clinic. Diseases and conditions: obesity. 2015
  2. Strauch I. Obesity complications. Everyday health.2015

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store