Bahaya Obesitas Pada Anak

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

21

Obesitas merupakan suatu kondisi dimana terjadinya penumpukan jaringan lemak berlebihan di dalam tubuh. Masalah obesitas tidak hanya terjadi di negara maju, tetapi juga di negara berkembang, termasuk di Indonesia. Angka obesitas di kalangan anak di Indonesia menunjukkan tren meningkat. Salah satu faktornya karena meningkatkan kondisi ekonomi keluarga, yang berimplikasi semakin mudahnya akses pada berbagai bentuk macam makanan, terutama yang tinggi kandungan lemak dan gula. Disisi lain, tidak sedikit orang tua yang senang ketika anaknya gemuk atau chubby, karena akan menjadi fokus utama lingkungan sekitar menjadi hal menyenangkan, bahkan banyak yang mencubit, mencium karena gemas melihatnya. Namun tanpa mereka sadari bahwa anak yang mengalami obesitas dapat membahayakan kesehatan anak.

 

  1. Tidak dapat mengatur pola makan

Obesitas memang kerap kali dikaitkan dengan makan berlebih. Anak yang mengalami masalah ini juga kerap mengalami kesulitan mengontrol pola makannya. Mereka bisa makan sangat banyak dan sering. Bahkan ia bisa minum susu formula dalam jumlah yang besar setiap harinya. Jika dibiarkan, kebiasaan ini akan berlanjut hingga ia dewasa.

 

  1. Terganggunya sistem pertahanan tubuh

Ada hubungan yang menarik antara sistem pertahanan tubuh anak dengan berat badannya. Pada anak-anak yang mengalami kegemukan, risiko peradangan si kecil bisa meningkat. Radang yang terjadi karena sistem pertahanan tubuh anak menjadi lebih reaktif dari yang seharusnya. Apabila terlalu sering terjadi radang, anak jadi sering sakit-sakitan dan tidak seaktif anak seusianya.

 

  1. Gangguan pernafasan

Anak yang kelebihan berat badan lebih berisiko mengalami gangguan pernafasan. Hal ini disebabkan karena lemak menumpuk pada saluran pernapasan. Misalnya, bila lemak menumpuk pada daerah leher, anak akan terdengar mengorok saat tidur, hingga sering terbangun akibat sesak napas saat tertidur. Sesak akibat lemak yang menumpuk ini sangat berbahaya, karena sesak napas dapat menyebabkan kematian sewaktu-waktu apabila tidak diketahui dan diatasi segera.

 

  1. Berisiko menimbulkan penyakit berbahaya

Anak dengan berat badan berlebihan atau obesitas akan cenderung rentan terhadap penyakit. Beberapa penyakit yang berbahaya disebabkan karena obesitas adalah penyakit kardiovaskular, asma, kanker, tekanan darah tinggi, dan penyakit hati. Obesitas yang dialami oleh anak tidak hanya akan membuatnya berisiko mengalami penyakit saja akan tetapi dapat mempengaruhi psikisnya yaitu depresi, rendah diri dan mengalami penurunan akademik di sekolah.

 

Kemungkinan terjadinya obesitas pada anak-anak sebetulnya dapat diketahui sejak dini. Dengan mengatur pola makan anak sejak dini, obesitas pada anak dapat dicegah. Menurut netdoctor.co.uk, sekitar 40 sampai 70 persen anak yang mengalami obesitas akan tumbuh menjadi orang dewasa yang juga kelebihan berat badan. Oleh karena itu, menurunkan berat badan anak yang mengalami obesitas sedini mungkin harus dilakukan oleh orang tua. Semoga bermanfaat dan salam sehat. (RA/STE)

 

Daftar Pustaka

https://kesehatantubuh-tips.blogspot.com/2016/07/cara-mengatasi-bahaya-obesitas-anak-sekolah.html

https://doktersehat.com/bahaya-obesitas-pada-anak/


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store