Bahayakah Memperbesar Kelamin Sembarangan?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

98

Makin besar kelamin pria maka pasangan akan makin puas. Anggapan seperti ini masih menjadi pola pikir bagi sebagian pria. Tak heran bila banyak kaum pria yang rela melakukan berbagai cara demi menambah ukuran organ intimnya. Padahal, metode sembarangan dan dilakukan oleh orang yang bukan ahli di bidangnya justru bisa menyebabkan kerusakan permanen pada alat vitalnya. Menurut Dr Nur Rasyid mengingatkan para pria supaya tidak melakukan upaya memperbesar alat kelamin karena pada pria dewasa sebenarnya alat kelaminnya sudah mencapai ukuran maksimal. Jadi, tidak mungkin bisa diperbesar lagi.

Upaya pembesaran masih bisa dilakukan pada anak laki-laki yang usianya belum memasuki usia puber atau prepubertal. Pada usia ini alat kelamin pria masih bisa tumbuh bila dilakukan upaya pembesaran. Pria yang telah memasuki usia 21 tahun umumnya organ vitalnya sudah matang secara sempurna. Organ vital pria akan bertambah besar saat mengalami ereksi sebab terjadi peningkatan suplai darah di pembuluh darah penis. Jadi, bila ereksi lancar maka penis akan membesar secara alami.

Berikut bahaya yang akan terjadi jika memperbesar kelamin sembarangan.

  1. Penurunan sensitivitas pada penis

Bahaya membesarkan penis sembarangan yang pertama adalah turunnya kemampuan penis untuk menjadi sensitif terhadap rangsangan. Hal ini bisa terjadi pada Anda yang terlalu sering mencoba membesarkan ukuran penis dengan menggantungkan benda-benda tertentu pada alat vital tersebut. Tidak ada penjelasan ilmiah yang mendukung metode ini, dan bisa sangat berbahaya dalam mencobanya. Lama-kelamaan, penis Anda tak akan lagi peka pada rangsangan, meskipun mungkin ukurannya membesar

2.      Impotensi
Bahaya membesarkan penis sembarangan berikutnya dan paling seram adalah terjadinya impotensi. Hal ini akan membuat Anda kesusahan atau bahkan sama sekali tidak bisa mencapai ereksi, apalagi ejakulasi. Baik pembesaran penis dengan metode menggantungkan beban, penis extender, maupun pompa vakum dapat menyebabkan terjadinya impotensi. Khususnya jika dilakukan terlalu sering dan terus menerus. Jadi, lebih baik Anda berpikir dua kali sebelum melakukannya, ketimbang membahayakan masa depan!
3.      Kerusakan jaringan dan pembuluh darah
Umumnya, hal ini terjadi pada mereka yang mencoba teknik pembesaran penis dengan pompa vakum, menggantungkan beban pada penis, serta penis extender. Metode-metode yang tujuannya untuk meningkatkan regenarasi sel-sel pada penis dan melancarkan aliran darah menuju organ vital ini salah-salah justru bisa memperburuk kedua hal tersebut.

Bagi Anda yang bersikeras menginginkan beberapa centimeter tambahan, ada satu pilihan yang terbukti murah, aman, dan sehat. Apa itu? Kurangi berat badan dengan pola makan sehat dan olahraga. Penis memang terlihat lebih kecil jika Anda melihatnya dari atas. Saat seseorang memiliki perut buncit, kelebihan lemak ini bukan hanya akan semakin membatasi pandangan Anda ke penis, namun juga “menghisap” sebagian penis ke dalam perut sehingga terlihat lebih pendek. Aturan umumnya, setiap 15 kg ekstra lemak dalam tubuh pria akan menutupi 2,5 cm penisnya. Semoga bermanfaat dan salam sehat. (RA)

Daftar Pustaka

https://hellosehat.com/hidup-sehat/seks-asmara/berbagai-cara-membesarkan-penis/

www.go-dok.com/bahaya-membesarkan-penis-sembarangan-ketahui-di-sini/


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store