Barotrauma Telinga

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

344

Barotrauma telinga, mungkin terdengar asing bagi kamu, tetapi ternyata kondisi ini bisa saja kamu alami ketika kamu bepergian dengan pesawat terbang. Ketika kamu merasakan telingamu tersumbat dan nyeri ketika tekanan udara berubah dengan cepat, maka kamu mengalami barotrauma telinga. Kondisi ini juga bisa terjadi ketika kamu naik lift, naik gunung atau juga saat kamu menyelam di dalam air.

Meskipun kondisi ini tidak berbahaya, namun kasus yang sering terjadi dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut. Sehingga penting untuk memahami penyakit ini dan juga perbedaan antara kondisi akut dan kronis. Sehingga kamu bisa mencari dan menentukan pengobatan yang tepat atas kondisi barometer telinga yang kamu alami. Nah, untuk penjelasan lengkapnya, simak di artikel di bawah ini.

Bagaimana barotrauma bisa terjadi?

Dalam telinga terdapat ruang kecil di belakang gendang telinga yang terhubung ke bagian belakang hidung dan tenggorokan oleh kanal kecil yang disebut tuba eustachi. Tuba eustachi ini berfungsi mengatur tekanan udara pada telinga, sehingga tekanan udara pada dua sisi gendang telinga sama. Saat tuba eustachi ini tersumbat maka terdapat perbedaan tekanan di bagian dalam dan luar telinga, sehingga terjadilah barotrauma. Barotrauma ini ditandai dengan gendang telinga tertekan atau teregang sehingga telinga terasa nyeri dan buntu sehingga pendengaran akan berkurang.

Gejala barotrauma

Jika kamu mengalami barotrauma telinga, mungkin kamu akan merasakan tekanan yang tidak nyaman di dalam telinga. Nah berikut gejala umum, yang terjadi lebih awal atau pada kasus ringan hingga sedang, yaitu:

  1. Pusing
  2. Ketidaknyamanan pada telinga
  3. Sedikit gangguan pendengaran atau kesulitan mendengar
  4. Telinga terasa tersumbat atau kepenuhan

Jika berlangsung cukup lama tanpa pengobatan atau kasusnya sangat parah, gejala dapat lebih intens. Gejala yang mungkin terjadi yaitu:

  1. Sakit/nyeri pada telinga
  2. Perasaan tekanan di telinga, seolah-olah berada di bawah air
  3. Mimisan
  4. Gangguan pendengaran atau kesulitan sedang sampai berat
  5. Cedera gendang telinga
  6. Perdarahan pada telinga

Pengobatan barotrauma telinga

Untuk kondisi barotrauma ringan, gejala akan hilang segera setelah melakukan hal-hal berikut:

  1. Aktivitas menguap ini akan membuka tuba eustachius, sehingga gejala barotrauma dapat berkurang.
  2. Mengunyah permen saat pesawat mulai mendarat agar udara mengalir ke tuba eustachi Untuk bayi, beri air minum atau susu saat pesawat mau mendarat agar mereka terdorong untuk menelan.

Namun, jika kamu mengalami gejala yang serius maka segera temui dokter.

Pencegahan barotrauma telinga

Untuk mencegah barotrauma telinga dapat dilakukan dengan membiarkan tuba eustachio terbuka. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  1. Menggunakan obat-obatan. Jika kamu mengalami pilek atau alergi, maka gunakan dekongestan sekitar satu jam sebelum penerbangan sampai kamu mendarat. Semprotan hidung atau antihistamin dapat membantu membuka tuba eustachi
  2. Minyak mineral atau minyak bayi. Beberapa tetes minyak mineral atau minyak bayi di telinga, dapat melembutkan kotoran telinga dan membantu tuba tetap bersih.
  3. Penyumbat telinga. Penyumbat ini dirancang untuk perjalanan udara dapat memperlambat perubahan tekanan dan memberikan waktu telinga untuk menyesuaikan. Namun hindari penggunaan penyumbat ini saat akan lepa landas atau mendarat. Penyumbat ini juga tidak dapat digunakan saat kamu menyelam.

Jika telinga terasa penuh atau sakit, maka lakukan berikut:

  1. Usahakan tidak tidur saat pesawat akan mendarat agar bisa menelan untuk memastikan udara masuk ke telinga bagian tengah.
  2. Kunyahlah permen karet.
  3. Bawalah botol air di atas kapal dan minum sepanjang penerbangan. Menelan akan membantu menjaga tuba eustachian terbuka dan air dapat membantu mengencerkan lendir.
  4. Lakukan manuver vasalva. Tarik napas lalu keluarkan udara perlahan dengan menutup mulut dan hidung. Ulangi gerakan ini setiap beberapa menit hingga pesawat mendarat sepenuhnya.
  5. Jika kamu bersama bayi, duduklah dan berikan dia sebotol atau dot saat pesawat mulai mendarat.

Jika kamu seorang penyelam, cobalah hal-hal ini untuk melindungi telinga:

  1. Turunkan kaki terlebih dahulu – itu bisa membuat penyetaraan lebih mudah.
  2. Lihatlah ke atas, memperpanjang leher dapat membuka tuba.
  3. Kembalilah ke permukaan secara perlahan jika kamu merasa sakit, karena melanjutkan penyelaman dapat melukai telinga. (LM/CM)

Referensi

  1. Cold, F., Health, E., Disease, H., Management, P., Conditions, S., & Problems, S. et al. (2018). What Is Ear Barotrauma?. Retrieved from https://webmd.com/a-to-z-guides/ear-barotrauma-facts#1
  2. Ear Barotrauma: Causes, Diagnosis and Treatments. (2018). Retrieved from https:/ /www.healthline.com/health/ear-barotrauma

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store