BATU SALURAN KEMIH

26

Pengertian Batu Saluran Kemih

Batu
saluran kemih (urolitiasis) adalah proses terbentuknya batu pada
saluran kencing yang dapat menyebabkan nyeri, perdarahan, dan penyumbatan
saluran kemih. Batu ginjal sering tidak memiliki
satu penyebab yang pasti, meskipun beberapa faktor dapat meningkatkan risiko
Anda.

Faktor Resiko

  • Kurang
    minum
  • Sering konsumsi makanan yang mengandung banyak kalsium/oksalat
  • Kadar
    asam urat darah tinggi
  • Batu pada
    ginjal
  • Riwayat
    infeksi saluran kemih berulang
  • Riwayat
    keluarga menderita batu saluran kemih
  • Obat-obatan

Gejala

Batu
berukuran kecil biasanya tidak menimbulkan dan dapat keluar sendiri bersama air
seni. Sedangkan batu berukuran besar dapat menimbulkan gejala seperti:

  • Nyeri
    atau pegal-pegal pada pinggang yang terus menerus. Nyeri dapat menjalar ke perut bagian depan, lipatan paha, hingga sampai ke kemaluan.
  • Hematuria atau buang air kecil berdarah. Darah dapat berbentuk
    lembaran tersendiri dan terpisah dari air seni, namun juga dapat bercampur
    dengan air seni sehingga air seni berwarna kemerahan.
  • Air seni berisi pasir, berwarna putih, dan
    berbau.
  • Nyeri
    saat buang air kecil. Munculnya nyeri sebelum, saat awal, saat tengah, atau di
    akhir proses buang air kecil seringkali membantu dokter untuk memperkirakan
    letak batu tersebut menyebabkan penyumbatan.
  • Rasa
    sangat ingin kencing atau rasa kencing yang tidak tuntas.
  • Mengalami infeksi saluran kencing berulang.
  • Demam.

Pengobatan

  • Batu yang
    tidak menyebabkan gejala, penyumbatan atau infeksi tidak perlu pengobatan yang
    khusus. Minum sebanyak 2-3 liter air sehari dapat membantu mengeluarkan batu
    dengan sendiri.
  • Pereda nyeri. Mengeluarkan batu ginjal dapat menyebabkan
    ketidaknyamanan. Untuk meredakan nyeri ringan, dokter dapat menganjurkan obat
    pereda nyeri.
  • Terapi medis. Dokter dapat memberikan obat
    untuk membantu Anda mengeluarkan batu ginjal. Jenis obat ini, dikenal
    sebagai alpha blocker,
    mengendurkan otot-otot di saluran kemih, membantu Anda mengeluarkan batu
    ginjal dengan lebih cepat, dan
    hanya sedikit nyeri. Namun
    terapi dengan obat ini hanya dapat digunakan pada batu berukuran kecil.

Batu
ginjal yang tidak dapat diobati dengan langkah-langkah konservatif, baik karena
batu terlalu besar untuk keluar sendirinya lewat saluran kencing atau karena menyebabkan perdarahan, kerusakan
ginjal atau infeksi saluran kemih yang
berkelanjutan, bisa jadi membutuhkan pengobatan yang lebih invasif. Prosedur yang dilakukan dapat meliputi:

  • ESWL (Extracorporeal
    shockwave lithotripsy
    )
  • Ureteroscopi (URS)
  • Nephrostolithotomi Perkutan
  • Open nephrostomy
  • Anatrophic nephrolithotomy

Pencegahan

  • Minum banyak air (
    8-10 gelas sehari)
  • Hindari kebiasaan
    menahan kencing
  • Pola makan
    seimbang, perbanyak sayur dan buah
  • Olahraga yang
    teratur (PUT/STE)

Referensi:

  1. Armed Forces Health Surveillance Center.
    Urinary Stones, Active Component, U.S. Armed Forces, 2001-2010. Medical
    Surveillance Monthly Report (MSMR). 2011. December; Vol 18 (No12): 6-9. 2.
  2. Kidney stones in adults. National Institute
    of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. https://www.niddk.nih.gov/health-information/urologicdiseases/kidney-stones/definition-facts.
  3. Dave C. 2017. Nephrolithiasis. Medscape.
    https://emedicine.medscape.com/article/437096-overview. Dec 12. 2017.