Bau Mulut Dan Kawat Gigi

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

90

Tentu tidak ada yang senang ketika disebut memiliki bau mulut atau halitosis. Bau mulut muncul akibat kurang terjaganya kebersihan dalam mulut dan gigi. Kawat gigi merupakan salah satu hal yang sering dianggap sebagai penyebab bau mulut. Benarkah demikian? Berikut pembahasannya!

Sebagai alat bantu perawatan gigi, bahan yang digunakan sebagai kawat gigi sendiri tidak menimbulkan bau yang mengganggu. Sebagian besar kawat gigi terbuat dari bahan logam, plastik, atau keramik yang diperuntukkan khusus bagi orang dewasa.

Yang membuat kawat gigi berpotensi menjadi pemicu bau mulut adalah akibat proses pembersihan gigi dan mulut yang tidak sempurna. Hal ini membuat makin banyaknya sisa makanan yang tertinggal di bagian kawat gigi yang kemudian menjadi penyebab bau mulut. Untuk membersihkan sisa makanan tersebut, Anda harus teliti membersihkan seluruh bagian dari kawat gigi dan permukaan gigi. Dianjurkan sikat gigi tiap setelah makan.

Jika dilakukan perawatan dan tindakan pencegahan yang tepat, maka tidak perlu khawatir menggunakan kawat gigi. Hanya saja, Anda harus memerhatikan kondisi gigi dan mulut, serta makanan dan minuman yang dikonsumsi lebih cermat lagi.

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah bau mulut selama menggunakan kawat gigi.

  • Bersihkan gigi dengan hati-hati tiap hari. Jangan sampai melewatkan sudut-sudut di antara gigi. Minta saran dokter gigi bagaimana cara menyikat dan membersihkan gigi dengan tepat selama Anda menggunakan kawat gigi.
  • Sikat gigi setelah makan. Upayakan menyikat gigi selama dua menit, minimal dua kali sehari atau setelah makan. Minta rekomendasi dokter gigi mengenai pasta gigi yang tepat selama menggunakan kawat gigi.
  • Jika perlu, lengkapi dengan obat kumur antibakteri atau gunakan benang gigi (dental floss) untuk membantu menyegarkan mulut dan membersihkan hingga ke sela-sela gigi.
  • Minum air saat makan dapat membantu menyingkirkan sisa makanan, sekaligus menghindarkan mulut keringyang juga dapat menjadi pemicu bau mulut.
  • Bersihkan lidah dengan sikat khusus untuk membantu menghilangkan sisa makanan dari mulut.
  • Kurangi konsumsi makanan dan minuman manis. Hindari konsumsi makanan yang memiliki tekstur keras dan lengket, misalnya kacang-kacangan, ketan, moci, dodol, permen karet, atau cokelat batangan dengan kandungan karamel.

Periksakan diri secara teratur ke dokter gigi selama menggunakan kawat gigi. Umumnya, pemeriksaan dilakukan secara rutin satu bulan sekali atau jika perlu lebih awal lagi. Tanyakan kepada dokter gigi Anda mengenai jadwal kunjungan selanjutnya pada tiap akhir sesi konsultasi agar kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut Anda terjaga. (REG)

Sumber:

  1. Caring for Teeth with Braces and Retainers. 2017
  2. Cunha J. Medicine Net. Bad Breath (Halitosis). 2017

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store