Beberapa Hal Yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Sunat

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

81

Kita pasti sering mendengar istilah sunat atau khitan. Dalam praktiknya, sunat sendiri sudah menjadi tradisi dan bahkan di wajibkan dalam agama tertentu. Namun, tahukah Anda bahwa sunat sebenarnya memiliki manfaat di bidang kesehatan? Simak artikel berikut!

Dibidang kedokteran prosedur sunat disebut dengan istilah sirkumsisi. Sunat adalah prosedur menghilangkan sebagian kulit yang menutupi ujung kepala penis. Dalam bidang kesehatan, sunat ternyata sangat dianjurkan dan menjadi salah satu “obat” terutama bagi mereka yang memiliki permasalah seperti:

  1. Infeksi saluran kemih berulang
  2. Phimosis atau lubang kencing yang sempit (ditandai dengan sering menggembung saat kencing)
  3. Paraphimosis atau ujung kepala penis mengalami pembengkakan sehingga penis tidak bisa kembali ke bentuk semula
  4. Balanitis atau kulit ujung penis menjadi radang.

Namun tanpa kondisi di atas, sunat tetap sangat dianjurkan karena beberapa alasan kesehatan yang berisfat sebagai “pencegahan” antara lain:

  1. Menjaga kebersihan

Mengingat prosedurnya berupa “melepasan” kulit yang menyelubungi ujung penis, sunat membantu menjaga kebersihan organ reproduksi laki-laki bagian luar yang merupakan tempat bersembunyinya smegma atau tumpukan sel-sel kulit mati dan sisa-sisa kencing yang mengendap dan membuat penis kotor dan berbau.

  1. Mencegah Infeksi

Karena lebih bersih, maka risiko terjadinya infeksi terutama infeksi saluran kemih dan infeksi menular seksual menjadi lebih kecil

  1. Mencegah kanker

Sebuah penelitian terbaru melaporkan jika negara yang melakukan prosedur sunat lebih banyak, memiliki insiden kanker prostat lebih sedikit [1].  Kanker prostat ini, salah satu kanker yang paling sering terjadi pada laki-laki. Selain itu sunat juga menurunkan resiko terjadinya kanker penis.[2]

Lalu kapan waktu yang tepat untuk dilakukan sunat?

Banyak negara yang melakukan praktik sunat pada bayi yang belum berusia 1 tahun. Namun di Indonesia praktik ini umumnya dilakukan pada anak dengan rentang usia 5 – 7 tahun. Mengapa? Karena sunat yang dilakukan pada anak yang terlalu kecil dan terlalu tua maka semakin besar juga risiko dan tingkat kerumitannya. Bila ragu, Anda dapat mengonsultasikan pada dokter kapan waktu terbaik untuk anak Anda disunat. Selain itu, kenalkan anak Anda pada prosedur sunat dengan baik, agar timbul kepercayaan diri dan kesiapan anak sebelum disunat.

Itu tadi beberapa hal mengenai manfaat sunat. Jangan lupa untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum melakukan prosedur sunat, sebab bagaimanapun selalu ada kemungkinan seseorang memiliki kondisi khusus yang membutuhkan penanganan yang khusus pula. (MEG/STE)

Sumber:

  1. Wachtel, M.S., S. Yang, and B.J. Morris, Countries with high circumcision prevalence have lower prostate cancer mortality. Asian J Androl, 2016. 18(1): p. 39-42.
  2. S.R., O., et al., Epidemiology of Penile Cancer, in Textbook of Penile Cancer, M. A. and H. S., Editors. 2016, Springer: Cham.

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store