Benarkah makan terong membuat alat vital pria jadi loyo?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

99

Beberapa masyarakat Indonesia percaya bahwa makan terong dapat menyebabkan alat vital pria menjadi loyo atau biasa disebut disfungsi ereksi. Kepercayaan tersebut hanya merupakan mitos. Bisa jadi mitos ini ada karena bentukan terong yang mirip dengan alat vital pria. Sampai saat ini belum ada penelitian yang mengungkapkan bahwa terong dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

 

Disfungsi ereksi merupakan suatu keadaan dimana seorang pria sulit untuk memulai dan mempertahankan ereksi, tanda lainnya berupa gairah seksual yang menurun. Orang akan berfikir bahwa disfungsi ereksi hanya mengenai orang yang sudah lanjut usia, namun ternyata kondisi sakit tertentu juga dapat berisiko untuk terjadi disfungsi ereksi.

 

Penyebab dari disfungsi ereksi ternyata terdiri dari banyak faktor, biasanya terbagi 2 golongan besar yaitu kelainan secara fisik dan psikologis. Gangguan fisik yang paling sering menyebabkan disfungsi ereksi adalah gangguan aliran pembuluh darah. Penyakit disfungsi ereksi akibat kelainan fisik pada orang yang menderita penyakit-penyakit metabolisme seperti kencing manis (diabetes mellitus), penimbunan lemak di pembuluh darah (aterosklerosis), atau penyakit jantung. Penggunaan obat-obatan hipertensi (diuretic thiazide, beta bloker), obat irama jantung (digoxin), andtidepresan, antipsikotik, dan antiradang juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Seseorang yang pernah mengalami trauma daerah panggul dan mendapat pengobatan baik secara operasi atau radiasi juga berisiko. Gangguan psikogenik yang dapat menimbulkan hal tersebut berupa stres, depresi, dan gangguan kecemasan lainnya. Gaya hidup yang dapat berisiko menjadi disfungsi ereksi adalah merokok dan minum alkohol. Hal ini dikarenakan pembuluh darah yang ke organ vital terganggu.

 

Kandungan terong sama seperti dengan sayuran lainnya dimana terong banyak mengandung Vitamin A, B1, B2, C, fosfat, dan tinggi serat. Kandungan gizi terong akan tetap terjaga bila dikonsumsi dengan cara merebus atau mengukus. Sedangkan bila terong di bumbu dan digoreng dengan minyak malah menjadi sumber kolesterol karena terong umumnya menyerap minyak.  Terong juga mengandung flavonoid, semacam zat anti oksidan dimana berfungsi untuk menangkap radikal bebas. Zat radikal bebas sangat beracun bagi sel-sel dalam tubuh. Terong juga merupakan makanan rendah kalori, rendah serat, dan kaya vitamin seperti vitamin K, A, C, E, dan B kompleks, berbagai mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium, folat, zinc, dan besi. Ini menunjukkan bahwa terong baik untuk kesehatan.

 

Penyembuhan disfungsi ereksi bergantung dari penyebabnya, bila penyebabnya berupa kelainan fisik maka bisa menggunakan obat-obatan. Sedangkan bila penyebabnya berupa psikologi maka gaya hidup atau managemen stres yang dibenahi. Bila salah tatalaksana maka disfungsi ereksi akan terus terjadi. Oleh karenanya bila ada keluhan disfungsi ereksi, disarankan untuk konsultasi ke dokter. (NKD/STE)

 

Sumber :

Lie T. Sildenafil Dalam Penatalaksanaan Disfungsi ereksi. Jakarta : Bagian Histologi         Universitas Trisakti.

Juhaeti, Titi. 2016. Pertumbuhan, Produksi Dan Potensi Gizi Terong Asal Enggano  Pada             Berbagai Kombinasi Perlakuan Pemupukan. Bidang Botani, Pusat Penelitian Biologi-          LIPI.


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store