Benarkah Makanan Asin Justru Dapat Membuat Anda Lebih Sehat?

119

Sebuah penelitian baru menemukan bahwa garam ternyata dapat membantu tubuh melawan kuman penyebab infeksi.

Memang benar bahwa mengkonsumsi terlalu banyak garam dapat meningkatkan resio terjadinya penyakit jantung dan stroke, akan tetapi para peneliti di Jerman menemukan bahwa garam dapat membantu melawan berbagai parasit kulit pada tikus percobaan.

Hingga sekarang ini, garam dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang berbahaya bagi kesehatan. Akan tetapi, penelitian baru ini menemukan bukti baru bahwa meningkatkan akumulasi garam pada daerah kulit yang terinfeksi mungkin merupakan salah satu cara kuno untuk mengatasi infeksi, sebelum antibiotika ditemukan.

Walaupun demikian, para peneliti masih bingung mengenai bagaimana caranya garam dalam jumlah yang cukup besar dapat terkumpul di daerah kulit yang terinfeksi karena kadar garam yang tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi dan meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung.

Para peneliti pun akhirnya menemukan petunjuk pertamanya saat mereka mengamati tikus percobaan. Para peneliti menemukan bahwa pada tikus percobaan yang mengalami luka-luka akibat diserang oleh teman sekandangnya, kadar natrium (garam) menjadi amat sangat tinggi pada kulit yang luka tersebut. Para peneliti pun menemukan hal yang sama pada kulit manusia yang sedang mengalami infeksi.

Merasa penasaran, mereka pun melakukan penelitian lebih lanjut dan menemukan bahwa tingginya kadar garam pada daerah kulit tersebut ternyata juga dapat meningkatkan aktivitas makrofag. Makrofag merupakan sejenis sel imun yang berfungsi untuk melawan berbagai jenis patogen (kuman penyebab infeksi).

Melalui penemuan ini, para peneliti berencana untuk membuat suatu obat yang dapat membuat garam terkumpul pada kulit sehingga dapat membantu mengatasi berbagai jenis infeksi kulit dan menurunkan kadar natrium pada orang lanjut usia yang dapat membantu mencegah terjadinya berbagai gangguan jantung dan pembuluh darah.

Akan tetapi, para peneliti tidak menyarankan agar semua orang meningkatkan konsumsi garamnya. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini sebelum para peneliti dapat membuat suatu anjuran khusus. Hal ini dikarenakan konsumsi garam dalam jumlah tinggi dapat membahayakan kesehatan seseorang karena dapat meningkatkan resiko terjadinya tekanan darah tinggi dan gangguan jantung serta pembuluh darah.

 

Sumber: newsmaxhealth