Benarkah Makanan Laut Mengandung Banyak Merkuri?

206

Sebuah penelitian menemukan bahwa ikan maupun makanan laut (seafood) lainnya hanya mengandung sedikit merkuri di dalam tubuhnya.

Pada penelitian ini, para peneliti meminta 4.484 orang wanita hamil untuk menjawab sebuah kuesioner mengenai apa makanan dan minuman yang mereka konsumsi dari 103 jenis makanan yang terdapat di dalam daftar yang diberikan oleh para peneliti.

Para peneliti kemudian mengambil contoh darah dari para peserta penelitian pada saat usia kehamilan mencapai 32 minggu untuk mengukur kadar merkuri di dalam tubuhnya.

Dari berbagai jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh para wanita tersebut, seafood (ikan dan kerang) hanya mengandung sedikit merkuri (sekitar 7% dari jumlah merkuri yang ditemukan pada tubuh para wanita tersebut).

Para peneliti mengatakan bahwa ikan memang mengandung sejumlah merkuri, akan tetapi hanya sedikit dari merkuri ini yang tertumpuk di dalam tubuh manusia.

Satu hal mengejutkan yang ditemukan para peneliti adalah bahwa berbagai jenis teh herbal mungkin mengandung lebih banyak merkuri dibandingkan dengan ikan. Hal ini mungkin dikarenakan kurang baiknya regulasi makanan di negara pengimpor teh tersebut.

BPOM Amerika menganjurkan agar seorang wanita hamil hanya boleh mengkonsumsi 336 gram ikan dan kerang setiap minggunya, dan hanya boleh mengkonsumsi udang, tuna kalengan, ikan salmon, dan ikan lele; karena semuanya mengandung lebih sedikit merkuri dibandingkan dengan jenis lainnya.

 

 

Sumber: womenshealthmag