Benarkah Permainan Komputer Membuat Anak Anda Sering Mengkonsumsi Makanan Manis?

146

Sebuah penelitian baru di Belanda menemukan bahwa anak-anak akan mengkonsumsi lebih banyak kalori bila mereka memainkan permainan komputer yang bergambar permen.

Para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang memiliki pengendalian diri yang rendah akan sangat terpengaruh terhadap permainan ini dan akan terus mengkonsumsi permen walaupun telah diiming-imingi hadiah bila tidak mengkonsumsi permen.

Anak-anak dengan perilaku impulsif memiliki gangguan pengendalian perilaku dan berbagai iklan makanan yang membuat orang ingin memakan sesuatu dapat sangat mempengaruhi anak-anak ini.

Pada penelitian ini, para peneliti mengamati anak-anak yang berusia antara 7-10 tahun dan meminta mereka untuk bermain permainan online yang memiliki tema permen atau tema mainan.

Pada penelitian ini, para peneliti membagi 260 anak peserta penelitian menjadi 4 kelompok. Dua kelompok pertama diminta untuk memainkan permainan bertemakan permen, sementara 2 kelompok lainnya diminta untuk memainkan permainan yang bertemakan mainan.

Para anak-anak ini kemudian memainkan permainan ini selama 5 menit di dalam suatu ruangan. Dalam ruangan ini juga telah tersedia 2 mangkuk permen jeli dan permen coklat.

Para peneliti kemudian meminta kelompok pertama untuk bermain dan mengatakan bahwa mereka dapat memakan permen sebanyak yang mereka inginkan. Kemudian para peneliti memberitahu kelompok lainnya bahwa mereka dapat memakan permen tersebut, akan tetapi bila mereka sama sekali tidak memakan permen tersebut hingga permainan selesai, maka mereka akan mendapat hadiah.

Sebelum para anak memulai permainannya, para peneliti telah memberikan berbagai pertanyaan untuk mengetahui apakah anak tersebut memiliki perilaku impulsif atau tidak. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan ini, para peneliti menemukan bahwa sekitar 39% anak memiliki perilaku impulsif.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan anak-anak mengkonsumsi lebih banyak permen (kalori) saat mereka bermain permainan yang bertemakan permen. Akan tetapi, adanya iming-iming hadiah membuat anak-anak di kelompok tersebut mengkonsumsi lebih sedikit permen selama bermain.

Anak-anak yang bermain permainan bertemakan permen dan tidak diiming-imingi hadiah bila tidak mengkonsumsi permen mengkonsumsi sekitar 156 kalori. Sedangkan anak-anak yang diiming-imingi hadiah hanya mengkonsumsi sekitar 87 kalori walaupun memainkan permainan yang sama.

Anak-anak lainnya yang memainkan permainan bertemakan mainan mengkonsumsi sekitar 101 kalori bila tidak diming-imingi hadiah dan 33 kalori bila diiming-imingi hadiah.

Akan tetapi, pada beberapa anak dengan perilaku impulsif, mereka tetap mengkonsumsi permen dalam jumlah banyak walaupun mereka telah diming-imingi hadiah. Perilaku impulsif ini diduga berkaitan dengan faktor genetika dan cenderung membuat seseorang membuat keputusan yang buruk.

Oleh karena itu, pengawasan orang tua terhadap apa yang dimainkan anak-anaknya dan apa yang dikonsumsinya sangatlah penting untuk membantu anak mengatasi perilaku impulsifnya tersebut.

Sumber: foxnews