Benarkah Wanita Lebih Rentan Terserang Gangguan Jiwa?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

203

“Ahh, masa’ sih perempuan lebih banyak menderita gangguan jiwa dibanding laki-laki?”

Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2017 menyebutkan gangguan mental emosional ringan (seperti cemas dan depresi) pada penduduk berusia 15 tahun ke atas mencapai 11,6%, dengan jumlah penderita wanita dua kali lebih banyak dibanding laki-laki.

Mengapa perempuan lebih rentan mengalami gangguan jiwa ringan dibanding laki-laki? Hal ini disebabkan oleh faktor biologis dan budaya. Perempuan kerap diperlakukan sebagai mahluk tidak berdaya menginginkan kesetaraan dengan laki-laki. Budaya menempatkan perempuan pada posisi sulit sehingga mereka seolah tidak berdaya, hal ini membuat perempuan menjadi lemah daya tahan mentalnya dan rentan untuk melakukan aksi bunuh diri.

Banyak orang yang menganggap jika gangguan jiwa tidak dapat disembuhkan. Pendapat ini salah besar, sebab gangguan jiwa ringan masih dapat ditangani bahkan sembuh secara total dengan beberapa cara di bawah ini :

  1. Psikofarmalogi

Ini merupakan terapi kejiwaan yang melibatkan penggunaan obat didalamnya. Sehingga untuk menangani pasien gangguan jiwa tersebut akan diberikan terapi obat-obatan untuk menangani gejala sakit jiwa yang ada.

  1. Psikososial

Terapi ini bertujuan agar penderita dapat beradaptasi kembali dengan lingkungan sosial dimana dirinta tinggal serta dapat menjaga dirinya sendiri.

  1. Psikoterapi

Terapi ini menjadi alternatif yang sering dipilih, tidak hanya mengatasi masalah kejiwaan seseorang namun juga memulihkan kondisi mental penderitaya.

  1. Rehabilitasi

Rehabilitasi misalnya dengan terapi kelompok, dengan terapi ini penderita bisa memahami tentang penyebab stress yang dideritanya dan kemudian dapat mengatasi dengan cara yang lebih baik.

  1. Terapi psikologis

Terapi biasanya berkaitan dengan ritual keagamaan, mulai dari berdoa, sholat, kajian kitab suci dan lainnya. Dengan terapi ini penderita akan merasa lebih dekat dengan  penciptanya.

Gangguan jiwa pada perempuan akan membuat dirinya mengabaikan kondisi kesehatannya dan bayinya jika ia sedang mengandung, hal ini akan menngkatkan risiko kematian ibu dan bayi. Pencegahan terbaik adalah edukasi mengenai gejala serta penanganan masalah kesehatan jiwa kepada masyarakat, sehingga merka akan lebih peduli dan cepat tanggap dan pencegahan gangguan jiwa pada perempuan.

Wanita diciptakan “sepadan” dengan pria, dengan demikian ia juga bebas mengutarakan isi hati dan perasaannya sama seperti kaum laki-laki. Akhir kata, always stay positive! (EDA/CM)

Sumber :

  1. Perempuan Dua Kali Lebih Banyak Terkena Gangguan Jiwa Ringan Diabndingkan Laki-laki. Dipublikasikan pada 08 Juni 2010. Diambil dari https://depkes.go.id
  2. Wanita Lebih Rentan Terkana Gangguan Jiwa. Liputan 6. https://liputan6.com/health/read/278540/wanita-lebih-rentan-terkena-gangguan-jiwa
  3. 5 Cara Mengobati Gangguan Jiwa Efektif. Dosen Psikoligi.com. https://dosenpsikologi.com/cara-mengobati-gangguan-jiwa

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store