Benjolan Di Leher

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

518

Leher manusia tersusun dari berbagai struktur, mulai dari 8 tulang leher, tulang hyoideum, tulang rawan krikoideus, tulang rawan tiroideus, otot-otot leher, pembuluh darah, kelenjar getah bening, saraf, kelenjar tiroid, kelenjar paratiroid, dan jaringan lemak yang seluruhnya terbungkus oleh kulit di luar. Leher kita juga memiliki struktur yang berbentuk tonjolan, yaitu bagian dari struktur leher yang lebih dekat dengan permukaan kulit sehingga sangat mudah terlihat ataupun teraba. Satu-satunya tonjolan yang normal terdapat di leher adalah tonjolan tulang rawan krikoideus, terutama pada laki-laki, atau yang lebih dikenal dengan istilah jakun. Benjolan berbeda dengan tonjolan, jika tonjolan itu adalah bagian dari struktur normal, benjolan lebih sering diartikan sebagai bengkak atau terisinya kompartemen tubuh sehingga membentuk suatu massa dari permukaan.

Berdasarkan penyebabnya, benjolan di leher dibedakan menjadi proses peradangan dan tanpa peradangan. Penyebab tersering peradangan adalah karena infeksi. Benjolan di leher tanpa adanya tanda-tanda radang bisa saja merupakan tanda pertumbuhan tumor atau kista dari struktur penyusun leher.

Bagaimana cara membedakan benjolan dengan dan tanpa proses peradangan?

  1. Waktu munculnya benjolan. Benjolan yang muncul dalam hitungan jam hingga hari sebagian besar terjadi akibat adanya peradangan. Benjolan yang muncul dalam hitungan bulan atau tahun perlu diwaspadai, karena sebagian besar benjolan yang muncul dalam waktu lama disebabkan oleh adanya tumor, kista, atau keganasan lainnya.
  2. Ukuran benjolan. Benjolan yang bertambah besar dalam hitungan hari seringkali disebabkan karena adanya penumpukan cairan atau nanah akibat infeksi dan proses peradangan. Sedangkan, benjolan yang berukuran tetap dalam waktu yang lama harus dicurigai, karena seringkali disebabkan oleh tumor atau keganasan lainnya.
  3. Warna benjolan. Apabila benjolan memiliki warna yang berbeda dengan kulit di sekitarnya; nampak kemerahan, maka benjolan tersebut merupakan benjolan dengan tanda radang. Waspada apabila benjolan memiliki warna yang lebih gelap dari kulit disekitarnya seperti hitam, coklat, atau abu-abu, terlebih dengan ukuran yang kecil, karena merupakan warna yang khas pada beberapa jenis keganasan. Benjolan yang warna kulitnya sama dengan kulit disekitarnya juga seringkali disebabkan karena tumor atau keganasan lain.
  4. Teraba hangat. Benjolan yang lebih hangat dari jaringan disekitarnya juga merupakan tanda bahwa benjolan tersebut merupakan benjolan akibar peradangan. Terlebih bila benjolan berkonsistensi kenyal. Hati-hati apabila, benjolan juga teraba lebih hangat namun dengan konsistensi padat keras, karena bisa jadi, benjolan tersebut merupakan benjolan akibat tumor yang juga mengalami peradangan.
  5. Nyeri atau susah digerakkan. Rasa nyeri seringkali muncul pada benjolan akibat radang. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan, benjolan tanpa tanda keradangan terasa nyeri, terutama bila benjolan tersebut telah menekan saraf yang ada di sekitarnya.

Bila ditemukan adanya benjolan di leher, hal pertama yang perlu dipastikan adalah apakah benjolan ini merupakan proses peradangan atau bukan. Bila proses peradangan, diperlukan tindakan segera untuk mengobati proses radang yang terjadi, meskipun benjolan akibat proses peradangan jarang memerlukan tindakan besar seperti pembedahan. Berbeda bila benjolan tanpa disertai tanda peradangan, perlu diwaspadai meskipun tanpa disertai rasa nyeri karena memerlukan tindakan lebih agar pertumbuhannya tidak mendesak jalan nafas. Keduanya sangat disarankan untuk siapapun yang mendapati benjolan di leher agar segera memeriksakan diri ke dokter. (FSR/STE/CM)

Referensi:

Reksoprawiro, S, 2010, Bedah kepala & leher diagnosis fisik, Departemen Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga

Wein, RO, et al., 2014, Disorder of the head and neck in Schwatz principle of surgery, pp.565-602


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store