Benjolan Di Payudara, Ganaskah?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

110

Saat wanita memasuki masa pubertas atau diawal-awal usia 20an, sering merasakan atau meraba benjolan di payudara, biasanya kecil serta kenyal. Apakah itu tanda-tanda awal kanker payudara? Berdasarkan statistik, dari total kasus benjolan di payudara 80% terindikasi tumor jinak, dan 30% dari tumor jinak tersebut adalah FAM (Fibroadenoma Mammae).

Apa itu FAM?

FAM merupakan benjolan di payudara yang berasal dari salah satu kumpulan sel-sel penghasil ASI. Mengapa benjolan tersebut tumbuh? Penyebab utamanya masih belum diketahui, paling sering adalah sensivitas terhadap hormone estrogen, hormone yang secara normal diproduksi tubuh perempuan dalam jumlah yang banyak saat masa pubertas. Tapi tidak menutup kemungkinan FAM terjadi juga pada wanita dewasa usia 40-50 tahun.

Dapatkah FAM berubah menjadi tumor yang ganas?

FAM sendiri terdiri dari berbagai tipe, tipe simple, kompleks dan juvenile. Tipe ini dipastikan dari pemeriksaan mikroskopis setelah sel FAM diambil. Secara penampakan klinis ketiga tipe ini memiliki karakteristik yang sama. Perbedaan mendasar ada pada struktur sel pembentuk FAM tersebut. 80 % kasus FAM merupakan tipe simple. Sisanya kompleks dan juvenile, yang bisa meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara.

Apa yang harus saya lakukan?

Jika Anda menemukan benjolan di payudara Anda, baik nyeri ataupun tidak. Segeralah berkonsultasi ke layanan kesehatan terdekat. Baik dokter, bidan ataupun tenaga kesehatan lainnya.

Anda akan menjalani 3 pemeriksaan utama:

  • Pemeriksaan fisik payudara
  • USG payudara
  • Pada kasus tertentu dilakukan pengambilan jaringan atau sel payudara untuk dilihat di bawah mikroskop, atau prosedur FNAB (fine needle aspiration biopsy)

Sebagian besar kasus FAM dapat ditegakkan cukup dengan pemeriksaan fisik serta USG saja. Terutama jika pasiennya usia 20an. Pada pasien-pasien 40-50 tahun pada beberapa kasus diperlukan foto rontgen payudara atau yang sering disebut mammogram.

Rencana Selanjutnya.

Jika anda sudah terdiagnosa FAM, tidak ada tindakan yang akan disarankan oleh dokter Anda. Terutama jika ukuran benjolannya dibawah 3cm. Anda akan diedukasi untuk lebih sering melakukan pemeriksaan payudara mandiri atau SADARI (periksa payudar sendiri). Jika terjadi penambahan ukuran benjolan di payudara Anda segeralah konsultasi kembali.

Kebanyakn FAM tidak bertambah ukurannya. Mengapa? FAM sangat berhubungan dengan hormon estrogen. FAM juga dapat mengecil dengan sendirinya setelah seorang wanita mengalami menopause; karena saat produksi hormon estrogen berhenti, kadar hormon estrogen dalam tubuh menurun, maka benjolan FAM akan mengecil. Pada kondisi-kondisi tertentu seperti menstruasi, ibu menyusui, atau terapi hormon, ukurannya FAM mungkin akan bertambah.

Tindakan bedah, perlukah?

Bedah merupakan tindakan utama dalam tatalaksana FAM, terutama jika FAM menyebabkan keluhan bagi penderitanya. Jika ukurannnya kecil operasi tidak akan memakan waktu yang lama. Dengan masa rawat yang singkat pilihan operasi pada kasus FAM sangat dianjurkan. Untuk mengetahui secara pasti diagnosis dari keluhan Anda dan tindakan yang tepat untuk kondisi Anda, jangan ragu untuk melakukan konsultasi pada dokter.  (BIL/STE)

Kepustakaan:

https://breastcancercare.org.uk/information-support/have-i-got-breast-cancer/benign-breast-conditions/fibroadenoma

https://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/38884/Chapter%20ll.;jsessionid=007D399C6CE468062C3D75F4E409A10E?sequence=3


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store