Berapa Lama Sebenarnya Sperma Dapat Bertahan Hidup???

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter 24 Jam Lewat Aplikasi

764

Banyak orang tahu bahwa pembuahan terjadi saat sel sperma bertemu dengan sel telur matang di dalam saluran telur. Akan tetapi, tahukah Anda bagaimana sebenarnya proses pembentukan sperma, berapa lama sperma dapat hidup di dalam organ reproduksi pria, dan berapa lama sel sperma dapat bertahan hidup setelah masuk ke dalam tubuh wanita? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa fakta tersebut dan mempelajari berapa lama sebenarnya lama hidup sebuah sel sperma.

Lama Hidup Sperma di Dalam Organ Reproduksi Pria

Sel sperma diproduksi melalui sebuah proses yang disebut dengan spermatogenesis di dalam buah zakar pria. Selama proses pembentukan ini, sel-sel spermatogenik yang terdapat di dalam tubulus seminiferus akan terus membelah diri hingga menghasilkan spermatid. Spermatid merupakan sel sperma yang belum matang, yang kemudian akan dipindahkan ke dalam epididimis untuk dimatangkan.

Di dalam epididimis, sel sperma akan dimatangkan selama 2-3 minggu. Setelah matang, sel sperma akan tetap “tinggal” di dalam epididimis hingga diejakulasikan keluar ke dalam organ reproduksi wanita saat seorang pria mencapai orgasme.

Di dalam organ reproduksi pria, sel sperma yang sudah matang dapat bertahan hidup selama 74 hari. Jika sel sperma matang ini tidak dikeluarkan melalui ejakulasi dalam kurun waktu ini, maka sel sperma akan mati dan diserap kembali oleh tubuh.

Ada berbagai hal yang turut berperan dalam menentukan sehat tidaknya sel-sel sperma yang dihasilkan oleh seorang pria dan berapa lama sperma dapat bertahan hidup setelah diejakulasikan.

 

Lama Hidup Sperma di Luar Tubuh Pria

Saat seorang pria berejakulasi, maka sperma akan bercampur dengan berbagai nutrisi dan cairan yang terutama dihasilkan oleh kelenjar prostat dan vesikula seminalis, dan kemudian dikeluarkan dari dalam penis. Cairan mani seorang pria biasanya mengandung sekitar 100-400 juta sperma.

Saat sperma diejakulasikan ke luar tubuh, misalnya saat masturbasi, maka sperma biasanya hanya dapat bertahan hidup selama beberapa menit. Segera setelah cairan mani mengering, maka sel sperma di dalamnya pun akan mati. Sperma biasanya juga tidak dapat bertahan hidup lebih dari 20-60 menit setelah terpapar oleh lingkungan sekitar.

 

Berapa Lama Sperma Dapat Hidup di Dalam Tubuh Wanita

Tujuan utama sperma adalah untuk membuahi sel telur matang dan menyebabkan terjadinya pembuahan. Bagi pasangan yang sedang berusaha untuk memiliki momongan, maka mengetahui secara pasti berapa lama sperma dapat hidup di dalam tubuh seorang wanita sangatlah penting.

Karena keasaman cairan vagina, maka sel sperma biasanya tidak dapat bertahan hidup di dalam liang vagina seorang wanita selama lebih dari 6 jam. Sel sperma memiliki kemungkinan bertahan hidup yang lebih tinggi saat mereka berhasiil masuk ke dalam tubuh wanita melalui lubang serviks.

Berapa lama sperma dapat hidup di dalam tubuh seorang wanita tergantung pada banyak hal. Kesehatan dan kekuatan sel sperma yang matang juga memiliki peran yang penting, salah satunya adalah kapasitas metabolisme internal sperma.

Kualitas cairan serviks dan kemampuan sperma untuk keluar dari liang vagina dan masuk ke dalam rahim, kemudian menuju ke saluran telur juga menentukan seberapa besar kemungkinan terjadinya pembuahan.

Bila sel sperma yang masuk ke dalam tubuh wanita berada dalam kondisi sehat, cairan serviks sedang ideal untuk pembuahan, dan lingkungan vagina serta rahim juga ideal; maka sebagian besar sel sperma dapat bertahan hidup selama 6-7 hari di dalam saluran telur wanita. Di saluran telur inilah peluang terjadinya pembuahan paling tinggi.

Akan tetapi, karena tidak mungkin terjadi kondisi yang sangat ideal seperti di atas, maka rata-rata sel sperma dapat bertahan hidup selama 3-4 hari di dalam saluran telur.

Pembuahan mungkin terjadi selama sel sperma hidup da nada di dalam organ reproduksi wanita. Pergerakan dan morfologi sperma akan menentukan apakah sperma dapat mencapai dan membuahi sebuah sel telur. Jika sperma yang dikeluarkan tidak dapat bergerak dengan cepat atau memiliki bentuk yang tidak sempurna, maka kemungkinan sel sperma tersebut untuk mati di dalam rahim tanpa membuahi sel telur akan meningkat.

Jika pembuahan berhasil terjadi sekalipun, hanya akan ada 1 sel sperma yang dapat bertahan hidup cukup lama di dalam tubuh wanita, yaitu sel sperma yang berhasil membuahi sel telur matang. Sel sperma lain pada akhirnya akan mati.

Ingatlah bahwa sel sperma akan terus mati di dalam organ reproduksi wanita. Oleh karena itu, bila Anda dan pasangan sedang berusaha untuk memiliki momongan, dianjurkan untuk berhubungan intim setiap 2-3 hari sekali sehingga selalu ada sel sperma hidup di dalam organ reproduksi wanita yang siap membuahi sel telur matang.


Install Aplikasi Pakdok, Google Play Android Click Pakdok