Bila Anda sudah menjadi orang tua dan memiliki anak, Anda mungkin sudah sering mengatasi berbagai jenis penyakit yang diderita oleh anak Anda seperti flu, batuk, dan diare. Akan tetapi, selain berbagai penyakit ini, ada beberapa penyakit lain yang juga perlu Anda perhatikan karena berbagai penyakit ini seringkali terjadi pada masa kanak-kanak.

Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis penyakit yang seringkali terjadi pada anak-anak.

 

RSV (Respiratory Syncytial Virus)

RSV merupakan infeksi saluran napas, yang biasanya tidak berat, tetapi bila anak Anda berusia kurang dari 2 tahun atau menderita gangguan jantung atau paru-paru atau memiliki daya tahan tubuh yang lemah, maka infeksi ini dapat menyebabkan peradangan paru dan pneumonia.

Gejala yang sering ditemukan adalah gejala seperti flu (hidung meler, hidung tersumbat, dan batuk), bayi tampak rewel dan kesulitan bernapas.

 

Penyakit Kaki, Tangan, dan Mulut (Flu Singapura)

Penyakit menular yang satu ini juga disebabkan oleh infeksi virus dan biasanya juga tidak menimbulkan gejala yang berat. Penyakit ini paling sering mengenai anak-anak yang berusia kurang dari 5 tahun.

Penularan biasanya terjadi melalui air liur, cairan yang keluar dari lepuhan, dan melalui tinja. Gejala yang biasa ditemukan adalah demam, nyeri tenggorokan, tidak nafsu makan, dan beberapa kemudian dapat terbentuk sariawan pada bagian belakang tenggorokan dan bintik-bintik merah pada kulit, terutama pada telapak tangan dan telapak kaki. Bintik-bintik merah ini juga dapat timbul pada batang tubuh dan daerah kulit yang tertutup oleh popok. Penyakit ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7-10 hari.

 

 

 

Croup

Croup paling sering disebabkan oleh infeksi virus dan biasanya mengenai tenggorokan dan pita suara. Penyakit ini biasanya berlangsung selama seminggu atau kurang. Gejala yang biasa ditemukan adalah batuk menggonggong dan suara napas kasar (stridor), terutama pada malam hari. Selain itu, dapat pula terjadi hidung meler, demam, dan gejala seperti flu lainnya.

Untuk membantu mengurangi batuk, gunakanlah alat humidifier atau uap air hangat. Bila anak Anda mengalami kesulitan bernapas atau tidak dapat makan dan minum dengan baik, segera cari pertolongan medis.

 

Impetigo (Bisul)

Impetigo atau bisul merupakan infeksi kulit yang paling sering mengenai anak-anak kecil. Penyebabnya biasanya adalah bakteri staphylococcus atau streptococcus yang masuk ke dalam kulit melalui luka atau bekas gigitan serangga.

Impetigo dapat mengenai bagian tubuh mana saja, tetapi paling sering ditemukan di sekitar mulut, hidung, dan tangan. Pada bayi, impetigo dapat terjadi pada daerah kulit yang tertutup oleh popok.

Pengobatan yang biasa diberikan adalah mengoleskan salep antibiotik pada bisul atau mengkonsumsi antibiotik per oral (melalui mulut) bila diperlukan.

 

Batuk Rejan (Pertusis)

Batuk rejan atau pertusis disebabkan oleh infeksi bakteri pada paru-paru dan saluran napas. Setiap orang dapat mengalami penyakit ini, tetapi biasanya paling sering mengenai bayi. Gejala yang sering ditemukan adalah gejala seperti flu, di mana beberapa hari kemudian batuk akan semakin memburuk.

Pemberian antibiotik kadangkala dapat membantu mengatasi gejala, akan tetapi hanya bila diberikan sejak dini. Pemberian vaksin biasanya dapat membantu mencegah terjadinya penyakit ini.

 

Sumber: webmd