Berbagai Fakta Penting Mengenai Pil Kontrasepsi

184

Dengan banyaknya kesalahan persepsi mengenai pil kontrasepsi yang beredar dipasaran dapat membuat Anda tidak memahami sepenuhnya mengenai kegunaan dan manfaat dari pil kontrasepsi. Anda tentu tidak ingin hamil karena ketidaktahuan Anda bukan? Berikut adalah berbagai penjelasan mengenai mitos tentang pil kontrasepsi

Apakah pil kontrasepsi itu?

Pil kontrasepsi adalah pil yang dikonsumsi harian dan berisi hormon yang akan mengubah cara tubuh bekerja dan untuk menghindari terjadinya kehamilan. Kandungan hormon didalam pil berguna untuk mengontrol indung telur dan rahim. Pil kontrasepsi merupakan jenis pil kombinasi yang berisi kombinasi dari estrogen dan progesteron untuk menghindari terjadinya ovulasi. Seorang wanita yang mengkonsumsi pil kontrasepsi secara teratur tidak akan hamil karena tidak mengalami ovulasi karena sel telur dibuat menjadi fertil.

Ketersediaan

Pil kontrasepsi tersedia di semua toko obat dan farmasi dan bisa diperoleh tanpa resep dokter.

Bagaimana pil kontrasepsi bekerja?

Sebenarnya pil kb bekerja tergantung dari siklus menstruasi wanita untuk mulai mengkonsumsinya. Jika dikonsumsi pada hari pertama menstruasi, maka wanita itu biasanya akan terproteksi dalam waktu sehari. Ini artinya wanita tersebut tidak akan mengalami ovulasi sampai pertengahan siklus dan pil tersebut akan mencapai efek puncak pada masa ovulasi (untuk mencegah terjadinya ovulasi). Jika wanita tersebut mulai minum di pertengan siklus atau mendekati masa ovulasi, pil tersebut mungkin tidak mempunyai waktu yang cukup untuk mencegah ovulasi sehingga Anda mungkin saja hamil.

Efek samping dari pil kontrasepsi:

  • Siklus menstruasi dapat menjadi tidak teratur, dan biasanya menjadi masalah untuk penggunanya. Pada beberapa kasus mereka mungkin berhenti mengkonsumsi pil kontrasepsi tersebut
  • Anda mungkin bisa mengalami nyeri payudara
  • Bisa terjadi perubahan mood
  • Mual, muntah, nyeri kepala, pusing, depresi dan perubahan berat badan

Sumber: healthmeup