Berbagai Gejala Adanya Gangguan Pada Kelenjar Tiroid

111

Sebenarnya agak sulit untuk mengetahui apakah anda memiliki kelainan tiroid. Berbagai gejala yang mungkin anda rasakan adalah merasa lelah, mengalami peningkatan atau penurunan berat badan, rambut rontok, merasa cemas, berkeringat lebih banyak daripada biasanya.

Kelenjar tiroid berfungsi untuk mengatur berbagai proses di dalam tubuh. Gangguan fungsi kelenjar tiroid lebih sering terjadi pada wanita. Mengetahui dan mengobati gangguan kelenjar tiroid sedini mungkin dapat mencegah terjadinya berbagai gangguan kesehatan di masa yang akan datang.

Kelenjar tiroid terletak pada bagian depan leher, yang terdiri dari lobus kanan dan kiri, dengan bentuk yang menyerupai kupu-kupu. Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar ini berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh. Berbagai gangguan fungsi tiroid, baik peningkatan maupun penurunan fungsi tiroid dapat menyebabkan timbulnya berbagai gejala seperti di bawah ini.

1.  Penurunan atau Peningkatan Berat Badan
Perubahan berat badan dapat merupakan penanda adanya gangguan fungsi kelenjar tiroid. Rendahnya kadar hormon tiroksin (hipotiroidisme) dapat menyebabkan peningkatan berat badan.
Sementara itu, penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas dapat diakibatkan oleh terlalu banyaknya hormon tiroksin (hipertiroidisme). Hipotiroidisme lebih sering terjadi daripada hipertiroidisme.

2.  Leher Tampak Membengkak
Pembesaran kelenjar tiroid (goiter) dapat menyebabkan leher bagian depan tampak membengkak. Goiter dapat terjadi baik pada hipotiroidisme maupun pada hipertiroidisme. Kadang-kadang goiter juga dapat disebabkan oleh adanya tumor atau nodul di dalam kelenjar tiroid.

3.  Perubahan Denyut Jantung
Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dapat mempengaruhi hampir seluruh organ di dalam tubuh anda, termasuk jantung. Hipotiroidisme dapat menyebabkan penurunan denyut jantung, sementara itu, hipertiroidisme dapat menyebabkan peningkatan denyut jantung. Peningkatan kadar hormon tiroksin juga dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan menimbulkan rasa berdebar-debar (palpitasi).

4.  Perubahan Mood atau Stamina
Gangguan pada kelenjar tiroid juga dapat mempengaruhi emosi, stamina, dan mood. Hipotiroidisme dapat menyebabkan timbulnya depresi, merasa sangat lelah, dan lesu. Hipertiroidisme dapat menyebabkan terjadinya gangguan tidur, mudah marah, merasa cemas, dan gelisah.

5.  Rambut Rontok
Rambut rontok merupakan gejala yang sering terjadi pada gangguan kelenjar tiroid. Kadar hormon tiroksin yang terlalu tinggi dan terlalu rendah dapat menyebabkan kerontokan rambut. Rambut biasanya dapat tumbuh kembali setelah gangguan kelenjar tiroid diobati.

6.  Perubahan Suhu Tubuh
Kelenjar tiroid juga mengatur perubahan suhu tubuh anda. Oleh karena itu, penderita hipotiroidisme sering merasa kedinginan, sebaliknya, penderita hipertiroidisme sering merasa kepanasan dan mengalami keringat berlebih.

7.  Berbagai Gejala Lain dari Hipotiroidisme
Berbagai gejala lain yang dapat ditemukan pada penderita hipotiroidisme adalah:
•  Sembelit
•  Perubahan siklus menstruasi atau siklus menstruasi abnormal
•  Kulit kering dan kuku rapuh
•  Kesemutan dan mati rasa pada tangan atau jari

8.  Berbagai Gejala Lain dari Hipertiroidisme
Berbagai gejala lain yang dapat ditemukan pada penderita hipertiroidisme adalah:
•  Gangguan penglihatan
•  Diare
•  Siklus menstruasi tidak teratur
•  Tangan gemetar
•  Kelemahan otot

Menopause atau Gangguan Kelenjar Tiroid?
Gangguan pada kelenjar tiroid seringkali salah diartikan oleh para wanita yang telah mendekati masa menopause. Menopause juga dapat menyebabkan perubahan siklus menstruasi dan perubahan mood seperti halnya gangguan kelenjar tiroid. Untuk mengetahui penyebab berbagai gejala di atas, diperlukan suatu pemeriksaan darah.