BERCAK-BERCAK MERAH PADA ANAK, BAHAYAKAH?

90

Hidup di daerah tropis membuat anak-anak kita rentan terhadap penyakit infeksi. Mulai dari demam berdarah, campak, chikungunya, filariasis, dan lain-lainnya. Sering sekali penyakit tersebut bermanifestasi dengan munculnya bercak-bercak merah di tubuh anak, dan pasti jika ada infeksi pasti ada gejala demam.

Namun, jika tiba-tiba timbul bercak-bercak merah ditubuh namun tidak terdapat tanda-tanda demam dan infeksi lainnya. Apakah itu merupakan gejala penyakit yang berbahaya? Untuk mengetahui lebih lanjut, simak artikel berikut!

Bercak-bercak merah yang timbul pada kulit tanpa adanya tanda demam atau infeksi seringkali disebabkan oleh ITP atau idiopathic thrombocytopenic purpura. Penyakit ini adalah kelainan autoimundimana sistem pertahanan tubuh seseorang menyerang komponen pembekuan darah(trombosit atau platelet). Akibat menurunnya komponen pembekuan darah, pembuluh darah menjadi mudah terluka dan mengakibatkan perdarahan atau yang kita ketahui sebagai bercak-bercak merah pada kulit yang timbul secara tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya. Kondisi ITP ini juga bisa menyebabkan seseorang mudah mengalami memar atau berdarah yang terjadi secara berlebihan. Perdarahan yang terjadi akn semakin besar seiring dengan menurunnyajumlahtrombosit.

Gejala-gejala ITP

Berikut ini adalah gejala-gejala yang muncul akibat idiopathic thrombocytopenic purpura atau ITP.

  • Memar mudah muncul atau terjadi pada banyak bagian tubuh.
  • Perdarahan akibat luka yang berlangsung lebih lama.
  • Perdarahan yang terjadi di bawah kulit dan terlihat seperti bintik-bintik merah-keunguan yang terjadi pada kaki.
  • Perdarahan dari hidung atau mimisan.
  • Darah pada urine atau tinja.
  • Perdarahan pada gusi, terutama setelah perawatan gigi.
  • Perdarahan berlebihan saat menstruasi.
  • Merasa sangat kelelahan, lemah, letih, lesu.

Terkadang ITP tidak menimbulkan gejala sama sekali, khususnya pada anak-anak. Ketika anak-anak menderita ITP, sistem kekebalan tubuhnya secara keliru menghasilkan sistem pertahanan tubuhyang menyerangtrombosit setelah infeksi virus atau kuman lain. Kondisi ini adalah reaksi sistem kekebalan tubuh yang bisa terjadi selama beberapa minggu dan akhirnya menghilang. Namun dalam beberapa kasus, ITP bisa menjadi kronis atau berkelanjutan.

Pengobatan ITP

Idiopathic thrombocytopenic purpura yang terjadi pada anak-anak umumnya pulih dengan sendirinya tanpa membutuhkan penanganan khusus. Kurang lebih, ITP akan pulih dalam waktu enam bulan dan anak-anak dengan ITP kronis bisa pulih kurang lebih beberapa tahun setelahnya.

Bagi orang dewasa yang menderita ITP ringan, tidak diperlukan adanya penanganan khusus, melainkan perlu terus diawasi dan melakukan pemeriksaan jumlah trombosit secara rutin. Jika gejala yang dirasakan cukup mengganggu dan kadar trombosit cukup rendah, dokter akan menyarankan pengobatan. Pengobatan yang dilakukan bisa melibatkan obat-obatan maupun operasi jika diperlukan. Tujuan pengobatan ITP sendiri adalah untuk memastikan jumlah trombosit yang aman dan mencegah perdarahan. (BR/STE)

Source :https://www.alodokter.com/itp-idiopathic-thrombocytopenic-purpura