Blighted Ovum

295

Berita kehamilan adalah sesuatu yang paling dinanti setelah pesta perikahan usai.  Namun, tidak semua wanita bisa langsung hamil, ada juga yang mengalami keguguran akibat blighted ovum.  Apa sih blighted ovum? Penasaran akan hal ini? Simak penjelasan berikut:

Definisi blighted ovum

Blighted ovum sering juga dikenal dengan kehamilan tanpa embrio atau kehamilan kosong adalah kehamilan dengan embrio yang tidak berkembang walaupun terjadi pembuahan sel telur dalam rahim. Pada kondisi ini sel berkembang membentuk plasenta dan kantung embrio, namun kosong. Plasenta yang terbentuk ini ternyata masih menghasilkan human chorionic gonadotropin (hCG) yaitu  hormon kehamilan. Yang mana saat kita melakukan tes kehamilan darah dan air kencing, yang dibaca adalah hCG. Sehingga untuk kondisi blighted ovum ini dapat menghasilkan tes kehamilan positif meskipun kehamilannya tidak benar-benar terjadi.

Blighted ovum ini sering terjadi pada trimester pertama dan merupakan salah satu penyebab umum terjadinya keguguran pada trimester tersebut.

Penyebab blighted ovum

Blighted ovum biasanya disebabkan oleh masalah kromosom yaitu adaanya kelainan di kromosom. Ini mungkin berasal dari sperma atau telur berkualitas rendah atau mungkin karena pembelahan sel yang tidak normal. Apapun itu, kelainan ini membuat tubuh akan menghentikan kehamilan.

Penting untuk memahami bahwa Anda bukan penyebab keguguran ini dan Anda hampir pasti tidak dapat mencegahnya. Bagi kebanyakan wanita, blighted ovum ini hanya terjadi sekali.

Gejala blighted ovum

Saat mengalami blighted ovum, Anda mungkin mengalami tanda-tanda dan gejala yang sama dengan kehamilan, seperti:

  1. Tidak mendapat periode menstruasi
  2. Mungkin memiliki tes kehamilan positif
  3. Rasa sakit pada payudara
  4. Saat kehamilan berakhir, gejalanya mungkin termasuk keguguran. Ini dapat termasuk:
    1. Kram perut
    2. Bercak atau pendarahan vagina
  5. Hilangnya rasa sakit payudara

Jika Anda mengalami gejala diatas, pastikan untuk segera menemui dokter.

Pengobatan blighted ovum

Jika Anda didiagnosa dokter mengalami blighted ovum, dokter akan memberikan pengobatan termasuk:

  1. Menunggu gejala keguguran terjadi secara alami
  2. Prosedur operasi dilatasi dan kuretase dengan untuk mengangkat jaringan plasenta dari rahim.
  3. Menggunakan obat-obat. Penggunaan obat ini dapat memberikan tingkat pendarahan yang lebih berat.

Pasien yang mengalami blighted ovum tetap dapat hamil dengan baik pada kehamilan selanjutnya. Tetapi, jika Anda mengalami keguguran berulang, diskusikan bersama dengan pasangan dan dokter kandungan, untuk mencari penyebabnya.

Pencegahan blighted ovum

Bagi kebanyakan wanita, blighted ovum ini hanya terjadi sekali. Namun, blighted ovum ini tidak dapat dicegah. Jika Anda khawatir tentang kondisi ini, bicarakan dengan dokter tentang kemungkinan penyebab genetik dan cara prosedur pengujiannya, yang mungkin membantu Anda untuk menghindari terjadinya blighted ovum. Selain itu, diskusikan juga mengenai paparan racun di lingkungan. Ini mungkin terkait dengan blighted ovum dan keguguran. (LM/STE/CM)

Referensi

Blighted Ovum: Symptoms, Causes and Prevention. (2018). Retrieved from http://ame ricanpregnancy.org/pregnancy-complications/blighted-ovum/

Blighted Ovum: Treatment, Symptoms, Causes, and Outlook. (2018). Retrieved from https://www.healthline.com/health/pregnancy/blighted-ovum

Blighted ovum: What causes it?. (2018). Retrieved from https://www.mayoclinic.org/ diseases-conditions/pregnancy-loss-miscarriage/expert-answers/blighted-ovum/faq-20057783


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store