Bolehkah Berhubungan Seks Saat Hamil?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

876

Kehamilan bukan merupakan halangan Anda untuk tetap berhubungan dengan pasangan Anda. Keinginan untuk tetap berhubungan seks saat hamil merupakan hal yang wajar. Namun perlu diperhatikan, jangan sampai Anda dan pasangan membahayakan janin saat berhubungan seks.

Janin tidak akan terluka ketika seorang wanita hamil berhubungan seksual dengan suaminya. Cairan ketuban dan otot-otot yang kuat dalam rahim melindungi bayi, serta lendir tebal yang menutupi leher rahim membantu melindungi bayi dari bahaya infeksi. Selama berhubungan seksual, penis tidak dapat menembus vagina, sehingga tidak akan mencapai bayi. Aktivitas seksual tidak akan mempengaruhi bayi Anda. Berhubungan seks saat kehamilan memang kadang dapat menyebabkan kontraksi, terutama pada trimester ketiga, dan hal ini adalah normal. Orgasme saat melakukan hubungan seks dapat menyebabkan kontraksi rahim yang bersifat sementara, tetapi tidak berbahaya. Mengalami orgasme juga berhubungan dengan peluang yang lebih rendah untuk melahirkan lebih awal. Berhubungan seks saat hamil mempunyai banyak manfaat psikologis dan fisik. Berhubungan seks di masa kehamilan juga tidak akan membuat Anda mengalami kelahiran prematur. Bahkan beberapa peneliti berpikir bahwa wanita yang berhubungan seks secara teratur saat hamil mungkin dapat mengurangi kemungkinan untuk melahirkan prematur.

Dokter spesialis kebidanan UF Bagazi, SpOG dari Brawijaya Woman & Children Hospital mengatakan, berhubungan seks saat hamil bisa dilakukan sejak trimester pertama hingga ketiga, tergantung kenyamanan dari pasangan. Menurut Bagazi banyak keuntungan yang didapat dari kegiatan bercinta saat hamil di antaranya :

  1. Meningkatkan keintiman dengan pasangan
  2. Meningkatkan sirkulasi darah
  3. Berfungsi sebagai analgesik, mengurangi keluhan nyeri atau rasa tidak nyaman
  4. Membakar lemak

Saat hendak melakukan hubungan intim, pasangan harus ingat bahwa dalam kondisi hamil ada beberapa perubahan yang terjadi pada wanita, misalnya: perubahan bentuk tubuh dan perubahan mood karena rasa mual dan tidak nyaman. Hubungan intim yang disertai dengan rasa puas dengan kondisi pasangannya akan meningkatkan kulaitas hubungan antara suami dan istri. Ingatlah untuk memperhatikan posisi saat berhubungan, carilah posisi yang nyaman untukistri anda, dan tundalah keinginan Anda untuk berhubungan apabila ada kontraindikasi medis terkait dengan kondisi Ibu dan janin. (RA/CM)

Sumber:

  1. http://abiummi.com/pengertian-ibu-hamil-penyebab-dan-tanda-tanda-kehamilan
  2. https://lifestyle.kompas.com/read/2013/05/20/14375282/Aktif.Bercinta.Selama.Hamil.Banyak.Manfaatnya
  3. https://harvestsupplement.com/tips-berhubungan-intim-saat-hamil-muda/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store