Bolehkan Minum Teh Hijau Saat Hamil

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

263

Saat Anda dinyatakan hamil, Anda menjadi sangat teliti terhadap apa saja yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini dapat dimaklumi karena Anda pasti menginginkan hanya yang terbaik untuk anak Anda. Salah satu yang masih menjadi perdebatan saat ini adalah apakah teh hijau aman untuk dikonsumsi wanita hamil? Wanita hamil memang akan selalu mempertanyakan keamanan dari setiap makanan yang masuk ke tubuhnya, tidak terkecuali teh hijau yang sudah terbukti manfaatnya terhadap kesehatan.

Teh hijau dianggap aman untuk wanita hamil, bahkan baik untuk dikonsumsi wanita hamil karena mengandung antioksidan yang tinggi. Tetapi beberapa studi mengatakan terlalu banyak mengkonsumsi teh hijau akan berdampak buruk untuk kehamilan Anda. Untuk itu, konsumsilah teh hijau dalam jumlah yang normal. Berikut adalah alasan mengapa teh hijau dapat berdampak buruk untuk kehamilan.

Mempengaruhi kadar asam folat
Peningkatan konsumsi teh hijau dapat memberi efek terhadap kadar asma folat tubuh. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan kelainan pada pembentukan tabung syaraf janin, seperti spina bifida, dimana tabung disekeliling sel syaraf gagal terbentuk.

Efek kafein
Jangan lupa jika teh hijau mengandung kafein, walaupun dalam jumlah yang tidak sebanyak kopi. Kafein dapat menyebabkan peningkatan darah tinggi, sehingga penting untuk membatasi asupan kafein pada ibu hamil

Mempengaruhi penyerapan zat besi
Terlalu banyak teh hijau akan menyebabkan penurunan absorpsi zat besi dalam tubuh. Zat besi sangat penting pada masa kehamilan untuk mencegah terjadinya anemia

Menyebabkan berat badan bayi rendah
Teh hijau mengandung 20-50 mg kafein per porsi. Tingginya kafein per porsi akan memengaruhi berat badan bayi. Jika bumil terlalu banyak mengonsumsi teh, bayi akan berisiko memiliki berat badan yang rendah.

Dehidrasi
Kafein bersifat diuretik pada tubuh, sehingga peningkatan konsumsi teh hijau membuat Anda sering buang air kecil, dan lama-kelamaan tubuh jadi dehidrasi.

Kafein masuk ke plasenta
Jika asupan kafein dalam tubuh terlalu tinggi, maka kafein akan masuk ke dalam sirkulasi darah. Parahnya, kafein bisa masuk ke dalam plasenta¬† bayi. Metabolisme bayi Anda belum cukup matang untuk bisa “mengolah” kafein sehingga akan menjadi racun dalam tubuh bayi.


Install Aplikasi Pakdok, Google Play Android Click Pakdok