Bulimia: Penyakit atau Kebiasaan Buruk?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

236

Anda pernah mendengar Bulimia? Itu lho, penyakit yang diderita oleh beberapa artis Hollywood. Bulimia juga sering muncul pada model professional dan atlet yang pekerjaannya menuntut kedisiplinan untuk menjaga bentuk tubuh. Bulimia adalah gangguan pola makan. Penderita bulimia seringkali tidak dapat berhenti makan dan selalu melahap sejumlah besar makanan dalam jangka waktu pendek tanpa bisa dikontrol. Lalu, karena ketakutan berlebih akan kegemukan, mereka akan membuat diri mereka muntah, berpuasa, dan berolahraga sangat keras namun tidak teratur untuk menurunkan berat badan, sehingga pasien dengan bulimia biasanya tidak mengalami kelebihan berat badan. Seperti gangguan pola makan yang lainnya, bulimia lebih sering dialami oleh wanita. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat sekitar 8 dari 100 wanita yang mengidap kelainan ini. Sebagian besar dialami oleh wanita berusia 16-40 tahun. Rata-rata gangguan ini mulai muncul pada usia antara 18-19 tahun.

Indikasi utama bahwa seseorang mengidap bulimia adalah kebiasaan untuk melakukan diet ketat dengan tidak makan sama sekali atau hanya makan jenis makanan tertentu (misal: makanan berkalori, berlemak) dalam jumlah yang sangat sedikit, hingga pada suatu saat penderita hilang kontrol dan makan makanan yang sebelumnya dihindari tersebut secara berlebihan, meski dirinya tidak merasa lapar. Kebiasaan ini bisa muncul karena pengaruh masalah emosional, seperti stres atau depresi.

Penderita kemudian merasa bersalah, menyesal, dan membenci diri sendiri sehingga akan memaksa tubuhnya untuk mengeluarkan semua asupan kalori yang telah masuk dengan cara tidak alami, seperti dengan menggunakan obat pencahar atau memaksakan diri untuk muntah. Seseorang dikatakan mengidap bulimia apabila mengalami siklus ini lebih dari dua kali dalam seminggu selama minimal tiga bulan. Ada beberapa gejala yang dapat menjadi pertimbangan dalam mengeakkan diagnosa bulimia, beberapa di antaranya adalah:

  1. Takut gemuk atau merasa kegemukan.
  2. Sangat terpaku pada berat badan serta bentuk tubuh, terkadang hingga terasa tidak masuk akal.
  3. Selalu beranggapan negatif terhadap bentuk tubuhnya sendiri.
  4. Sering lepas kendali saat makan, misalnya terus makan sampai sakit perutatau makan dengan porsi berlebihan.
  5. Enggan makan di tempat-tempat umum atau di depan orang lain.
  6. Sering bergegas ke kamar mandi setelah makan.
  7. Memaksakan diri untuk muntah, terutama dengan memasukkan jari ke kerongkongan.
  8. Memiliki gigi dan gusi yang rusak.
  9. Berolahraga berlebihan.
  10. Menggunakan obat pencahar, diuretik, atau enema setelah makan.
  11. Menggunakan suplemen atau produk herbal untuk menurunkan berat badan

Untuk menghindari Bulimia kita harus mengetahui terlebih dahulu faktor risikonya. Beberapa faktor resikonya adalah:

  1. Masa remaja atau transisi menuju kedewasaan
  2. Wanita lebih rentan mengalami bulimia dibandingkan pria
  3. Memiliki orang tua atau saudara kandung yang memiliki riwayat gangguan pola makan
  4. Berada di bawah tekanan sosial, khususnya media massa yang selalu menunjukkan postur badan kurus sebagai standar kecantikan
  5. Memiliki gangguan mental seperti ketidakmampuan mengontrol kemarahan, depresi, gangguan kegelisahan, juga gangguan obsesif-kompulsif
  6. Di bawah tekanan pekerjaan apabila Anda seorang model, aktris, atau penari
  7. Tertekan untuk memiliki berat badan tertentu apabila Anda seorang atlet

Penanganan bulimia termasuk di antaranya adalah terapi psikologis seperti terapi kognitif perilaku yang ditujukan agar pasien sadar bahwa ia membutuhkan perawatan. Pasien juga perlu untuk melakukan sebuah diet dan pengawasan pola hidup sehat, anti depresan juga akan diberikan oleh dokter  apabila diperlukan. Apabila Anda atau relasi Anda memiliki keluhan yang mengarah ke bulimia, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami. Pakdok selalu siap melayani Anda! (EDA/CM)

Sumber :

  1. Savitri T, Jospeh N. Bulimia. Dalam : https://hellosehat.com/penyakit/bulimia/
  2. Bulimia. Dalam : https://alodokter.com/bulimia

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store