Cacingan: Infeksi Serius Yang Berasal Dari Makanan

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

848

Pernahkah mendengar tentang cacing pita? Cerita mengenai cacing pita ini hampir setiap tahun terdengar mulai dari panjangnya yang mencapai belasan meter hingga menyebabkan resiko fatal bagi penderita infeksi cacing pipih ini. Sam Cordero asal Florida, Amerika Serikat, baru-baru ini menjalani pengangkatan cacing pita parasit pemakan otak dari matanya. Jika tidak segera dikeluarkan, cacing pita akan membuatnya buta. Awalnya, Sam mengira dirinya melihat sesuatu yang tampak bergaris-garis hitam bergerak dari kiri ke kanan di bola matanya. Akhirnya, ia menyadari garis hitam itu cacing pita, yang tengah membuat sarang di mata kirinya. Cukup menyeramkan bukan? Nah mari kita bahas sekilas tentang makhluk ini dan cara menghindarinya.

Cacing pita masuk ke dalam tubuh manusia saat seseorang mengonsumsi daging babi, sapi, ikan yang mentah/kurang matang atau bersentuhan dengan feses yang terkontaminasi telur cacing pita. Saat tertelan, cacing pita akan berkembang dan tumbuh dewasa di usus Anda, yang menyebabkan terjadinya infeksi usus. Cacing pita dewasa yang terdiri dari kepala, leher, dan rantai segmen disebut sebagai proglottids. Bila Anda mengalami infeksi cacing pita usus, kepala cacing pita melekat pada dinding usus, dan proglottids tumbuh dan menghasilkan telur kemudian keluar bersama kotoran. Bila usus telah terinfeksi cacing pita, maka gejala yang dirasakan adalah mual, lemah, kehilangan nafsu makan, nyeri perut, diare, serta penurunan berat badan dan penyerapan nutrisi dari makanan.

Infeksi cacing pita tidak berhenti di usus Anda, apabila larva cacing pita bermigrasi dari usus Anda dan kista terbentuk pada jaringan lain, pada akhirnya akan menyebabkan kerusakan pada jaringan organ tubuh Anda, sehingga gejala lanjut pun mulai terlihat. Anda dapat mengalami demam, timbul benjolan di leher, paha atau ketiak, timbul manifestasi alergi terhadap larva, dan yang paling berbahaya adalah timbulnya gejala neurologis, termasuk kejang. Jika Anda mengalami salah satu tanda dari gejala infeksi di atas, segeralah memeriksakannya ke dokter.

Nah, untuk mencegah penyakit ini, kita dapat memasak daging hingga benar-benar matang dan menghindari makanan daging yang mentah atau setengah matang seperti sashimi (ikan mentah khas Jepang), steak setengah matang atau daging panggang yang kurang matang. Perhatikan bahan makanan dan cara memasak Anda, hidup sehat berawal dari dapur Anda juga! (BR/CM)

DAFTAR PUSTAKA

https://liputan6.com/health/read/3288957/usai-makan-daging-babi-cacing-pita-pemakan-otak-muncul-di-mata-sam/


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store