Cacingan Pada Anak

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

430

Ingat sebuah iklan komersial yang dibuka dengan kalimat “Anak anda cacingan?”

Wah, membayangkannya saja kita sudah merasa geli. Banyak orang beranggapan bahwa cacingan adalah penyakit yang remeh dan tidak membahayakan. Padahal banyak yang tidak mengetahui jika penyakit ini dibiarkan berlarut-larut dapat mempengaruhi dan menghambat tumbuh kembang anak. Penyakit cacingan adalah penyakit yang disebabkan adanya cacing parasit yang berkembang biak di saluran pencernaan dalam hal ini usus. Cacing parasit yang biasanya menyebabkan penyakit cacingan adalah cacing bulat, cacing pita, cacing kremi, dan cacing tambang.

Anak-anak memang paling rentan mengidap cacingan, karena anak-anak terkadang mengabaikan masalah kebersihan. Cacingan biasanya terjadi karena kurangnya kesadaran untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan ataupun dari makanan serta minuman yang tidak higienis dan tidak dimasak dengan cara yang benar. Cacing ini biasanya masuk ke dalam organ-organ tubuh melalui saluran pencernaan, kulit, paru-paru, bahkan otot. Itu sebabnya, penting untuk anda untuk menjaga kebersihan makanan dan lingkungan anak

Apa yang menyebabkan dan bagaimana sih anak bisa mengalami penyakit cacingan ini?

Terdapat beberapa penyebab cacingan pada anak yaitu:

  1. Minum air yang terkontaminasi dan tidak bersih
  2. Konsumsi daging setengah matang dari hewan yang terinfeksi atau buah dan sayuran yang kurang matang yang terinfeksi cacing.
  3. Kontak langsung dengan tanah yang penuh dengan cacing.
  4. Kontak langsung dengan hewan peliharaan yang terinfeksi.
  5. Tidak membiasakan mencuci tangan saat makan dan minum
  6. Sistem kekebalan tubuh anak yang rendah

Waspadai beberapa beberapa gejala yang dapat membantu Anda untuk mengidentifikasi apakah anak Anda cacingan. Perhatikan apakah ada kemerahan atau ruam di pantat, keluhan rasa gatal yang tidak dapat ditahan di daerah anus terutama di malam hari, nyeri perut, muntah atau diare, penurunan berat badan, hilangnya nafsu makan, atau sering cepat lelah dan terlihat lemah akibat anemia.

Pengobatan penyakit cacingan terntunya tergantung pada jenis cacing dan gejala pada anak Anda. Cacing seperti cacing pita akan mati dengan sendirinya jika mengikuti pola makan sehat dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat. Namun biasanya penyakit cacingan dapat diatasi dengan berkonsultasi dengan dokter dan mengikuti pengobatan sebagaimana yang diberikan oleh dokter.

Pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah anak mengalami cacingan:

  1. Membiasaan mencuci tangan dengan cara yang benar sebelum makan ataupun setelah melakukan aktifitas
  2. Ajarkan anak untuk memilihara kebersihan kuku dan kebersihan area genital
  3. Pastikan makanan seperti sayuran dan daging dimasak dengan matang sebelum Anda menyajikannya kepada si kecil
  4. Pastikan air minum yang dikonsumsi steril.
  5. Pastikan anak-anak Anda mengganti pakaian dalam mereka setiap hari
  6. Dorong anak Anda untuk bermain di daerah kering dan tidak bermain di genangan air berlumpur
  7. Selalu menjaga kebersihan rumah, lingkungan, bahkan mainan si kecil
    Cuci seprai, selimut, dan boneka si kecil secara teratur minimal seminggu sekali.

Perhatikanlah higienitas Anak dan lingkungan di sekitarnya, jika anak Anda mengalami keluhan di atas maka ada baiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter agar segera mendapatkan tindakan yang tepat. (LM/CM)

Referensi:

  1. Anonim (2018). https://parentinghealthybabies.com/deworming-necessary-children/
  2. Deworming Kids – Signs, Diagnosis & Home Remedies. (2018). https://parenting.firstcry.com/articles/how-to-deworm-your-kid/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store